Pengadilan Magistrat Israel di Al-Quds (Yerusalem) telah memerintahkan organisasi pemukim Ateret Cohanim untuk mengosongkan Little Petra Hotel pada 3 Juli. Hotel tersebut merupakan properti Kristen yang terletak di Omar Ibn Al Khattab Square. Kebijakan itu keluar setelah kelompok Uni Eropa di Al-Quds (Yerusalem) dan Ramallah menyuarakan keprihatinan, awal bulan ini. Mereka mengecam pengambilalihan oleh pemukim Ateret Cohanim terhadap properti Ortodoks Yunani di Kota Tua Al-Quds (Yerusalem) Timur. Organisasi pemukim tersebut masuk ke hotel serta toko penukaran uang di dekatnya. Para pemukim ekstrem menerima perlindungan polisi Israel ketika menjalankan aksi mereka.
Para pemimpin Gereja Ortodoks Yunani Palestina juga mengecam pengambilalihan “ilegal” properti gereja di Al-Quds (Yerusalem) Timur oleh “ekstremis” Israel. Mereka menyoroti “ancaman kepunahan” sebagai akibat dari tindakan kelompok “radikal” Israel. Tujuan Ateret Cohanim adalah penciptaan mayoritas Yahudi di Kota Tua dan lingkungan Arab di Al-Quds (Yerusalem) Timur. Mereka bekerja untuk “Yahudinisasi” Yerusalem Timur demi mencapai supremasi Yahudi, yang merupakan bentuk pembersihan etnis. Pemukim melakukan ini dengan membeli properti melalui perusahaan dan kemudian memindahkan pemukim Yahudi ke dalamnya.
Selama lebih dari 17 tahun, Patriarkat Ortodoks Yunani telah menentang klaim Ateret Cohanim yang telah membeli secara legal properti gereja di area Gerbang Jaffa, termasuk Hotel Imperial dan Hotel Petra. Hotel tersebut berada di Kota Tua, yang Israel rebut pada tahun 1967. Hukum Israel mengizinkan warga negara Yahudi untuk “merebut kembali” properti tersebut sebelum pembentukan Israel pada tahun 1948. Praktik ini disebut-sebut oleh kelompok hak asasi manusia sebagai salah satu contoh dari banyaknya praktik apartheid yang dilakukan oleh negara penjajah.
Sumber:
https://www.#/20220630-israel-court-orders-settlers-to-evacuate-christian-properties-in-jerusalem/
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








