Pemukim Israel pada Senin (3/10) mencabut puluhan pohon zaitun di Kota Al-Khader, selatan Bethlehem. Menurut Khaled Salah, seorang saksi mata, pemukim merusak kebun zaitunnya yang berdekatan dengan jalan pintas khusus pemukim, yaitu Rute 60, di sebelah barat kota. Para pemukim kemudian mencabut dan merusak 40 pohon zaitun yang baru ditanam.
Sejak dimulainya penjajahan Israel di Tepi Barat pada 1967, Al-Khader yang terletak 4 kilometer di sebelah barat kota Betlehem sering menjadi sasaran serangan pemukim dan pencurian tanah yang hampir terus-menerus untuk permukiman kolonial, jalan bypass, dan instalasi militer. Serangan pemukim dilakukan dengan menghancurkan pohon zaitun dan tanaman anggur milik Palestina, serta mencegah petani Palestina mengakses kebun mereka.
Israel telah membangun permukiman kolonial Efrat dan Neve Daniyyel di atas lahan Palestina seluas 6.329 dunum, termasuk sebagian yang disita dari Kota Al-Khader. Israel juga telah membangun tembok apartheid, mengisolasi sekitar 5.620 dunum dari tanah kota untuk kegiatan permukiman kolonial dan mendorong penduduk desa untuk hidup di dalam kepungan tembok apartheid, permukiman, dan instalasi militer. Mereka juga telah menyita lebih banyak tanah untuk pembangunan terowongan dan penyeberangan, mengendalikan pergerakan Palestina dari Kota Betlehem dan desa-desa pedesaan barat.
LSM lokal MIFTAH mengatakan, “Pohon zaitun membawa lebih dari sekadar makna ekonomi dalam kehidupan orang Palestina. Mereka tidak seperti pohon lainnya. Mereka adalah simbol keterikatan orang Palestina dengan tanah mereka. Karena pohon-pohon itu tahan kekeringan dan tumbuh di bawah kondisi tanah yang buruk, mereka mewakili perlawanan dan ketahanan Palestina. Fakta bahwa pohon zaitun hidup dan berbuah selama ribuan tahun sejajar dengan sejarah dan kelangsungan Palestina di tanah itu.”
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








