Otoritas pendudukan Israel pada Senin (17/10) memberitahu Dewan Kota Khirbet A’tuf, tenggara Tubas, tentang niat mereka untuk mencabut puluhan ribu pohon di hutan dari daerah tersebut. Mu’taz Bsharat mengatakan bahwa otoritas pendudukan menyerahkan pemberitahuan kepada Dewan Kota untuk menebang 30.000 pohon yang ditanam di hutan lindung seluas 1600 dunum.
Kepala Dewan Kota, Abdullah Bsharat, mengatakan bahwa pohon-pohon itu ditanam oleh Dewan Kota dan Kementerian Pertanian dengan dana bantuan dari donor internasional. Ia menjelaskan bahwa pemberitahuan militer untuk mencabut pohon, tertanggal 6 Oktober, ditemukan pada Senin di hutan tersebut.
Lembah Yordan, yang merupakan sebidang tanah subur yang membentang ke barat di sepanjang Sungai Yordan, adalah rumah bagi sekitar 65.000 warga Palestina dan merupakan sekitar 30% dari Tepi Barat. Sejak 1967, ketika tentara Israel menduduki Tepi Barat, Israel telah memindahkan setidaknya 11.000 warga Yahudi ke Lembah Yordan. Beberapa permukiman tempat mereka tinggal hampir seluruhnya dibangun di atas tanah pribadi Palestina.
Militer Israel juga telah menetapkan sekitar 46 persen Lembah Yordan sebagai zona militer tertutup sejak awal pendudukan pada Juni 1967. Israel telah menggunakan dalih latihan militer untuk secara paksa menggusur keluarga Palestina yang tinggal di sana sebagai bagian dari strategi pembersihan etnis dan menghambat pembangunan Palestina di daerah tersebut.
Terdapat sekitar 6.200 warga Palestina tinggal di 38 komunitas di tempat-tempat yang diklaim Israel sebagai zona militer dan harus mendapatkan izin dari otoritas Israel untuk masuk dan tinggal di komunitas tersebut. Militer Israel terus melakukan pelanggaran internasional dengan menggusur masyarakat secara teratur, menyita lahan pertanian mereka, serta menghancurkan rumah dan infrastruktur mereka dari waktu ke waktu.
Selain menjalani pengungsian sementara, keluarga Palestina yang tinggal di sana menghadapi banyak sekali pembatasan akses ke sumber daya dan layanan. Sementara itu, Israel mengeksploitasi sumber daya daerah tersebut dan menghasilkan keuntungan dengan mengalokasikan lahan yang luas dan sumber daya air untuk kepentingan pemukim. Politisi Israel telah memperjelas dalam beberapa kesempatan bahwa Lembah Yordan yang sangat strategis akan tetap berada di bawah kendali mereka.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







