Seorang perempuan Palestina pada Kamis (4/5) tewas oleh tembakan Israel di Kota Huwwara, selatan Nablus, Tepi Barat. Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, perempuan itu diidentifikasi sebagai Eman Ziyad Odeh (26). Ia dibunuh setelah Israel menuduhnya melakukan serangan penusukan yang menyebabkan satu orang Israel terluka, kata sumber medis dan media lokal.
Sementara itu, Tentara Israel mengatakan bahwa mereka telah melumpuhkan seorang “penyerang”. Magen David Adom, yang setara dengan Palang Merah Israel, mengklaim bahwa pihaknya merawat seorang pria Israel berusia 20 tahun yang ditusuk sebelum dia dibawa ke rumah sakit dan tuduhan ditargetkan kepada Eman.
Ahmad Jibril, kepala Departemen Darurat dan Ambulans Bulan Sabit Merah Palestina. mengatakan kepada WAFA bahwa pasukan Israel menembaki Eman di dekat alun-alun Einabus. Dia mengatakan bahwa Eman telah dibawa ke Rumah Sakit Rafidia, tetapi luka yang diderita perempuan muda itu dilaporkan sangat kritis karena dia ditembak di bagian dada oleh tentara Israel.
Dengan terbunuhnya Eman, jumlah warga Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel meningkat menjadi empat orang, menyusul pembunuhan tiga warga Palestina selama serangan militer di Kota Tua Nablus. Jumlah warga Palestina yang dibunuh oleh tentara dan pemukim Israel sejak awal 2023 telah meningkat menjadi 108 orang, termasuk 20 anak-anak dan dua perempuan.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








