Seorang anak Palestina ditembak mati pada Rabu pagi (9/11) oleh pasukan pendudukan Israel selama serangan militer ke Makam Yusuf, sebelah timur Nablus di Tepi Barat. Kementerian Kesehatan Palestina mengonfirmasi bahwa Mehdi Hashash (15 tahun), seorang penduduk Kamp Pengungsi Balata, ditembak dan dibunuh oleh peluru tentara Israel saat fajar dalam serangan oleh pasukan Israel dan pemukim kolonial ke Makam Yusuf. Hashash adalah orang Palestina ketujuh yang dibunuh oleh pasukan Israel sejak awal November.
Dalam serangan yang sama, 57 warga Palestina menderita lemas karena menghirup bom gas air mata yang ditembakkan ke arah mereka oleh pasukan Israel. Satu orang warga Palestina ditembak dengan peluru tajam, dan tiga lainnya ditembak dengan peluru logam berlapis karet. Sebelumnya, pada Rabu lalu, Habbas Abdul Hafeez Rayan (54 tahun), warga kota Beit Duqqu, ditembak mati oleh pasukan pendudukan Israel di dekat pos pemeriksaan militer di pintu masuk kota Beit Ur, dekat permukiman ilegal Modi’.
Pada Kamis lalu, pasukan pendudukan Israel menembak dan membunuh empat warga Palestina, termasuk dua di Jenin dan dua di Yerusalem. Pada Sabtu malam, Musab Nafal (18 tahun), seorang penduduk kota al-Mazra’a al-Sharqiya, ditembak dan dibunuh oleh pasukan Israel di dekat kota Sinjil, timur laut Ramallah di Tepi Barat.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








