Pasukan Israel menembak mati seorang pria Palestina di Kota Hebron, Tepi Barat, pada Senin (30/1), kata Kementerian Kesehatan Palestina. Nassim Abou Fouda (26), meninggal karena luka-lukanya setelah ditembak di bagian kepala, lapor kementerian. Media Palestina mengatakan Abu Fouda sedang berada di dalam kendaraan di pusat Hebron dekat Masjid Ibrahimi ketika tentara di sebuah pos pemeriksaan militer menembakinya.
Selama setahun terakhir, kekerasan Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat semakin mematikan dan sering terjadi, mendorong peningkatan perlawanan bersenjata Palestina. Dalam beberapa hari terakhir, ketegangan telah memuncak, setelah serangan Israel di kamp pengungsi Jenin pada hari Kamis menewaskan sembilan warga Palestina.
Sehari setelah tragedi Jenin, seorang penduduk Palestina membunuh tujuh orang Israel di sebuah permukiman di Yerusalem Timur. Pembunuhan terakhir terjadi ketika Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken memulai perjalanan Timur Tengah di Kairo pada Senin, yang selanjutnya menuju ke wilayah Palestina yang terjajah.
“Kami telah melihat serangan teroris yang mengerikan dalam beberapa hari terakhir yang kami kutuk dan sesalkan,” katanya kepada penyiar negara Saudi Al Arabiya paca Senin. “Hal terpenting dalam waktu dekat adalah mencoba untuk mendapatkan ketenangan,” tambahnya. Blinken dijadwalkan mendarat di Tel Aviv untuk bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Senin sore, menjelang pertemuan dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Selasa (31/1).
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan bahwa pasukan dan pemukim Israel telah membunuh 35 warga Palestina, termasuk delapan anak dan seorang wanita tua selama Januari 2023, di Tepi Barat. Kementerian mengatakan pada Senin bahwa warga-warga Palestina yang terbunuh mengalami luka di bagian atas tubuh mereka, kebanyakan di area kepala. Ia menambahkan bahwa 20 warga Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel berasal dari Jenin.
Tahun lalu, lebih banyak orang Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel di Tepi Barat dan Al-Quds (Yerusalem) Timur daripada dalam satu tahun sejak Intifada Kedua. Setidaknya 220 orang tewas dalam serangan Israel di seluruh wilayah pendudukan pada 2022, termasuk 48 anak. Dari total korban tewas, 167 berasal dari Tepi Barat dan Yerusalem Timur, dan 53 berasal dari Jalur Gaza.
Sumber :
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








