• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Minggu, Februari 22, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Bunuh 232 Nelayan di Gaza Sejak Awal Agresi

by Adara Relief International
Januari 5, 2026
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Israel Bunuh 232 Nelayan di Gaza Sejak Awal Agresi
21
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pasukan Israel telah membunuh sedikitnya 232 nelayan di Gaza sejak dimulainya genosida di wilayah tersebut, dengan serangan-serangan baru-baru ini menghancurkan industri perikanan, memengaruhi mata pencaharian, dan membatasi hasil tangkapan mereka.

Meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak Oktober, pasukan Israel pada Minggu (4/1) menargetkan para nelayan di laut lepas Khan Younis di selatan wilayah kantong tersebut. Menurut publikasi The New Arab dan Al-Araby Al-Jadeed, kapal-kapal perang Israel melepaskan tembakan ke arah para nelayan yang sedang bekerja di dekat pantai, membunuh seorang pria yang diidentifikasi sebagai Abdul Rahman Abdul Hadi al-Qan, dan melukai seorang lainnya.

Serangan terhadap nelayan telah terjadi secara konsisten sejak Oktober 2023, kata Zakaria Bakr, koordinator komite nelayan Palestina di Serikat Pekerja Pertanian. Bakr mengatakan kepada Al-Araby Al-Jadeed bahwa serangan Israel baru-baru ini telah mengakibatkan meninggalnya dua nelayan, sementara dua lainnya tenggelam ketika perahu mereka terbalik. Ia menambahkan bahwa setidaknya 28 nelayan telah ditahan secara sewenang-wenang sejak gencatan senjata diberlakukan.

Menurut media lokal, sekitar 67 dari 232 nelayan yang meninggal menjadi sasaran saat sedang melaut, ketika perahu mereka terkena serangan langsung. Serangan-serangan tersebut telah menghancurkan lebih dari 95 persen sektor perikanan di wilayah tersebut, tambah Bakr.

Selain menembaki nelayan, pasukan Israel juga memberlakukan pembatasan ketat terhadap warga Palestina, yang mencegah mereka mengakses laut – sesuatu yang menurut Bakr merupakan pelanggaran terhadap ketentuan perjanjian gencatan senjata. Kadang-kadang, tentara Israel menutup akses ke pantai sepenuhnya, dengan alasan keamanan, sehingga warga Palestina tidak dapat beristirahat di pantai dan mengakses makanan.

Terlepas dari serangan-serangan tersebut, para nelayan Palestina terus pergi ke laut untuk mencari nafkah dan makanan di tengah kondisi kemanusiaan yang mengerikan akibat genosida selama lebih dari dua tahun di Jalur Gaza.

Selama beberapa dekade, Israel telah membatasi akses warga Palestina ke laut. Berdasarkan Perjanjian Oslo tahun 1993, nelayan Palestina hanya diizinkan mengakses wilayah sejauh 20 mil laut dari pantai Gaza – sebuah ketentuan yang tidak pernah diterapkan dengan benar dan terus dikurangi oleh Israel tak lama setelahnya.

Baca Juga

Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Pada 2013, Pusat Hak Asasi Manusia Palestina mengutuk keputusan Israel untuk mengurangi wilayah penangkapan ikan di Gaza menjadi 3 mil laut. Kelompok hak asasi manusia tersebut mengatakan bahwa keputusan itu telah membawa sektor perikanan di Gaza ke ambang kehancuran, dan menambahkan bahwa ekspor juga dilarang.

Sejak saat itu, Israel telah mengubah zona penangkapan ikan yang diizinkan, dari antara tiga dan 12 mil laut. Meskipun demikian, para nelayan Palestina, sebelum genosida, mampu mengamankan penghidupan mereka, terutama dari penjualan kepiting biru, yang dikenal secara lokal sebagai “emas biru”.

Di Gaza, musim kepiting yang sangat dinantikan berlangsung dari September hingga November setiap tahun, tetapi selama beberapa tahun terakhir, para nelayan tidak dapat menangkapnya karena genosida dan karena kepiting tersebut ditemukan bermil-mil jauhnya dari pantai.

Sumber: The New Arab

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Cabut Izin Operasional 37 Organisasi Internasional yang Salurkan Bantuan ke Gaza

Next Post

Pasukan Israel Lakukan 99 Pelanggaran terhadap Jurnalis pada Desember 2025

Adara Relief International

Related Posts

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza
Berita Kemanusiaan

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

by Adara Relief International
Februari 20, 2026
0
19

Pemerintahan Trump berencana membangun pangkalan militer yang berfungsi sebagai pusat operasional Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza. Rencana tersebut merujuk pada...

Read moreDetails
Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Februari 20, 2026
16
Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Februari 20, 2026
19
Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Februari 20, 2026
13
Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Februari 20, 2026
24
Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Februari 19, 2026
29
Next Post
Pasukan Israel Lakukan 99 Pelanggaran terhadap Jurnalis pada Desember 2025

Pasukan Israel Lakukan 99 Pelanggaran terhadap Jurnalis pada Desember 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630