• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Sabtu, Februari 21, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Berencana Cegah Kapal Freedom Flotilla Mendekati Pantai Gaza dan Menangkap Aktivis

by Adara Relief International
Juni 5, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Israel Berencana Cegah Kapal Freedom Flotilla Mendekati Pantai Gaza dan Menangkap Aktivis
21
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Israel berencana untuk mencegah kapal Madleen, yang berlayar dari Italia dalam upaya menembus blokade Israel atas Jalur Gaza, agar tidak dapat mendekat atau berlabuh di wilayah pantai Gaza.

Menurut laporan penyiar publik KAN, Tel Aviv awalnya mempertimbangkan untuk mengizinkan kapal tersebut berlabuh selama tidak menimbulkan ancaman keamanan. Namun, pemerintah Israel kini berubah haluan dan memutuskan untuk sepenuhnya melarang kapal mendekati wilayah tersebut demi menghindari terciptanya “preseden,” demikian dilaporkan oleh KAN.

Pada Minggu lalu, Madleen, kapal yang berafiliasi dengan Koalisi Freedom Flotilla (FFC), berangkat dari Pelabuhan Catania di Pulau Sisilia, Italia Selatan. Kapal ini membawa misi kemanusiaan untuk menembus blokade Israel dan menyalurkan bantuan mendesak ke Gaza.

Baca Juga

Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Menteri Pertahanan Israel, Yisrael Katz, dijadwalkan menggelar pertemuan pada Kamis mendatang bersama perwira militer senior untuk memutuskan langkah-langkah konkret terhadap kapal dan para penumpangnya, menurut laporan KAN.

“Skenario yang sedang dipertimbangkan termasuk mencegah kapal mendekat dan membiarkannya tetap terapung di laut, atau mengawalnya ke Pelabuhan Ashdod oleh angkatan laut Israel dan menangkap para aktivis di sana,” ungkap KAN.

Kapal Madleen mengangkut sukarelawan dari berbagai negara, termasuk anggota Parlemen Eropa asal Prancis, Rima Hassan, dan aktivis lingkungan asal Swedia, Greta Thunberg. Kapal itu membawa pasokan bantuan yang sangat dibutuhkan oleh warga Gaza, seperti susu formula bayi, tepung, beras, popok, produk kebersihan perempuan, perangkat desalinasi air, perlengkapan medis, kruk, dan alat prostetik untuk anak-anak.

“Ini adalah bentuk aksi damai melalui perlawanan sipil. Seluruh relawan dan awak kapal Madleen telah mendapatkan pelatihan tanpa kekerasan,” jelas FFC dalam pernyataannya.

Dalam pernyataan sebelum keberangkatan, Greta Thunberg menggambarkan pelayaran ini sebagai “misi sipil simbolis” yang bertujuan untuk memecahkan pengepungan Gaza.

“Jika masih ada secercah kemanusiaan yang tersisa, kita harus berjuang untuk Palestina. Saya berada di sini karena ini adalah kewajiban moral,” katanya.

Kapal Madleen diperkirakan akan mencapai perairan Gaza dalam waktu sekitar satu pekan, meskipun menghadapi risiko tinggi dicegat oleh pasukan Israel, bahkan di perairan internasional. Misi ini mengikuti upaya serupa oleh FFC pada awal Mei lalu, ketika kapal koalisi Conscious diserang oleh pesawat tak berawak Israel di perairan internasional. Serangan tersebut menyebabkan kebakaran dan merobek lambung kapal, menurut pernyataan dari armada.

 

 

Sumber: https://www.aa.com.tr/en/middle-east/israel-plans-to-prevent-madleen-aid-ship-from-approaching-gaza-coast/3589221 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Red Line for Palestine: Ribuan Pengunjuk Rasa Tuntut Inggris Lakukan Embargo Senjata terhadap Israel

Next Post

Dari Al-Aqsa ke Reruntuhan Gaza: Penduduk Palestina Menyambut Iduladha di tengah Genosida dan Penjajahan Israel

Adara Relief International

Related Posts

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza
Berita Kemanusiaan

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

by Adara Relief International
Februari 20, 2026
0
19

Pemerintahan Trump berencana membangun pangkalan militer yang berfungsi sebagai pusat operasional Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza. Rencana tersebut merujuk pada...

Read moreDetails
Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Februari 20, 2026
15
Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Februari 20, 2026
19
Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Februari 20, 2026
13
Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Februari 20, 2026
22
Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Februari 19, 2026
29
Next Post
Dari Al-Aqsa ke Reruntuhan Gaza: Penduduk Palestina Menyambut Iduladha di tengah Genosida dan Penjajahan Israel

Dari Al-Aqsa ke Reruntuhan Gaza: Penduduk Palestina Menyambut Iduladha di tengah Genosida dan Penjajahan Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630