Kantor Media Pemerintah di Gaza memperingatkan bahwa meningkatnya pembatasan Israel terhadap layanan bantuan World Central Kitchen (WCK) akan menganggu operasional layanan tersebut, bahkan menghentikan operasinya di Jalur Gaza. Jika terjadi, hal ini berpotensi memengaruhi ribuan warga Palestina.
Menanggapi laporan bahwa WCK kesulitan mengatasi pembatasan tersebut, kantor itu mengatakan pada Rabu (25/02) bahwa penghentian layanannya akan memiliki “dampak kemanusiaan yang serius” di wilayah yang mengalami genosida tersebut.
Ismail Ibrahim al-Thawabta, direktur jenderal kantor tersebut, mengatakan salah satu kendala utama adalah pengurangan jumlah truk pengantar bahan makanan yang mendapat izin masuk oleh Israel, dari 25 menjadi hanya lima truk.
Baca juga : “Israel Jadikan Kelaparan sebagai Senjata Perang“
“Hal ini sangat melemahkan kapasitas operasional dapur umum dan mengancam keberlanjutan layanan makanan yang bermanfaat bagi ribuan warga setiap hari,” katanya.
Thawabta menambahkan bahwa Israel menekan WCK untuk membeli bahan baku dari dalam Israel. Akibatnya, ini akan mengubah jalur dan proses pasokan. “Hal ini akan melambungkan biaya dan menciptakan hambatan tambahan dibandingkan dengan mekanisme sebelumnya,” katanya.
“Jalur Gaza menghadapi indikator memburuknya krisis kemanusiaan jika pembatasan bantuan kemanusiaan terus berlanjut. Tanggung jawab untuk mencegah krisis ini terletak pada kekuatan pendudukan (penjajah). Mereka membatasi pasokan bantuan kemanusiaan, yang jelas-jelas merupakan pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional dan menolak kewajiban mereka terhadap penduduk sipil.”
WCK mengonfirmasi bahwa mereka terus memberikan bantuan kemanusiaan di Gaza. Akan tetapi, mereka memperingatkan bahwa WCK “tidak akan dapat melakukannya tanpa batas waktu. Kecuali, aliran bantuan dibuka secara konsisten dan berkelanjutan.”
“Kami bekerja sama secara konstruktif dengan semua pihak terkait untuk menyelesaikan masalah rantai pasokan ini,” kata organisasi tersebut.
“WCK dan semua organisasi kemanusiaan lainnya membutuhkan akses kemanusiaan yang segera dan teratur. Ini diperlukan agar bantuan dapat mengalir dengan aman dari Mesir ke Gaza. WCK akan melanjutkan operasi penyediaan makanan selama masih memiliki makanan yang warga butuhkan.”
Sumber: Middle East Eye







