Otoritas pendudukan Israel memulai pembangunan jalan baru untuk pemukim kolonial di lahan Desa Al-Jabaa, sebelah tenggara Bethlehem, Tepi Barat, pada Ahad (19/01). Menurut Diab Masha’ila, Ketua Dewan Desa Al-Jabaa, buldoser Israel memulai pekerjaan dari sisi barat desa. Jalan tersebut direncanakan membentang hingga Desa Wadi Fukin dan berakhir di Desa Husan, dengan panjang sekitar 5 kilometer.
Langkah ini diperkirakan akan menyebabkan penyitaan ratusan dunum tanah pertanian milik warga Palestina serta mencegah para petani mengakses lahan mereka yang berada di sebelah barat jalan pemukim yang sedang dibangun.
Pembangunan jalan khusus untuk pemukim ini merupakan bagian dari rencana Israel untuk memperluas infrastruktur di wilayah pendudukan Tepi Barat. Rencana tersebut diperkirakan akan semakin meminggirkan komunitas Palestina serta membatasi pergerakan dan akses mereka ke lahan pertanian.
Masha’ila memperingatkan bahwa tindakan Israel ini akan merampas hak-hak petani Palestina dan berdampak besar terhadap kehidupan mereka, terutama karena lahan yang terancam adalah sumber utama penghidupan.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








