Israel: Asal Mula “Stratifikasi Sekolah” yang Diskriminatif Terungkap
Asal usul diskriminasi resmi (stratifikasi) yang sedang berlangsung dalam sistem pendidikan Israel telah terungkap oleh dokumen-dokumen yang baru dibuka, berisi rincian risalah dari pertemuan pemerintah yang diadakan pada 1948. Risalah tersebut merupakan bagian dari dokumen yang tidak dideklasifikasikan yang juga mengungkapkan pembantaian Israel terhadap orang Palestina.
Dokumen yang diperoleh oleh Institut Akevot untuk Penelitian Konflik Israel-Palestina ini mengungkap bahwa diskriminasi yang terjadi selama periode pendirian Israel telah menciptakan “dua tingkat sekolah” di negara pendudukan.

Zalman Shazar, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Israel saat itu yang juga merupakan Presiden Ketiga Israel dilaporkan menyampaikan bahwa setiap anak Israel di ruang kelas bernilai 27,7 lira, sementara anak Arab disebutkan senilai 15 lira.
Pendanaan negara untuk siswa Palestina di Israel terus berlanjut menjadi sangat tidak proporsional; pelajar Yahudi menikmati manfaat dan hak istimewa yang tidak dapat diperoleh oleh warga negara non-Yahudi dari negara pendudukan.
Sumber: Middle East
Terima kasih atas dukungan Sahabat Adara untuk anak dan perempuan Palestina. Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang berita terbaru seputar Palestina.
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.








