• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Ancam Aneksasi Tepi Barat Usai Sejumlah Negara Akui Palestina

by Adara Relief International
September 23, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 1 min read
0 0
0
Foto yang diambil pada 25 Juni 2020 ini menunjukkan pemandangan pekerjaan konstruksi yang sedang berlangsung di permukiman Israel Givat Zeev, dekat Ramallah di Tepi Barat yang diduduki. – Israel bermaksud mencaplok permukiman Tepi Barat dan Lembah Yordan, sebagaimana diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump, dengan langkah-langkah awal dijadwalkan akan dimulai pada 1 Juli. [AHMAD GHARABLI/AFP via Getty Images]

Foto yang diambil pada 25 Juni 2020 ini menunjukkan pemandangan pekerjaan konstruksi yang sedang berlangsung di permukiman Israel Givat Zeev, dekat Ramallah di Tepi Barat yang diduduki. – Israel bermaksud mencaplok permukiman Tepi Barat dan Lembah Yordan, sebagaimana diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump, dengan langkah-langkah awal dijadwalkan akan dimulai pada 1 Juli. [AHMAD GHARABLI/AFP via Getty Images]

21
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Keputusan Inggris, Portugal, Australia, dan Kanada untuk mengakui negara Palestina memicu reaksi keras dari pejabat Israel. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa “tidak akan ada negara Palestina” dan menyebut langkah negara-negara Barat itu sebagai “hadiah bagi Hamas”. Ia juga mendorong percepatan pembangunan permukiman ilegal di Tepi Barat, meski menuai kritik internasional.

Sejumlah menteri Israel bahkan terang-terangan menyerukan aneksasi penuh atas wilayah pendudukan. Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir mendesak pembongkaran total Otoritas Palestina serta aneksasi segera Tepi Barat. Menteri Keuangan Bezalel Smotrich menyatakan bahwa “hari-hari ketika Inggris dan negara lain menentukan masa depan kita sudah berakhir”, seraya menuntut penerapan kedaulatan Israel atas “Yudea dan Samaria”, istilah yang digunakan Israel untuk Tepi Barat. Menteri Kebudayaan Miki Zohar menyebut pengakuan itu “tidak berarti” dan menuduh Barat bersikap antisemit.

Selain itu, Menteri Ekonomi Nir Barakat menyerukan pembubaran Otoritas Palestina dan menggantinya dengan kepemimpinan lokal di bawah pemerintahan yang bersedia bergabung dengan Abraham Accords. Sementara itu, Menteri Urusan Strategis Ron Dermer mengusulkan aneksasi Lembah Yordan, yang memicu penolakan keras dari Palestina maupun Yordania.

Menurut laporan, Israel juga mempertimbangkan sanksi terhadap negara-negara yang mengakui Palestina, termasuk pencabutan izin masuk diplomat ke Ramallah serta penutupan konsulat mereka di Al-Quds (Yerusalem). Namun, Tel Aviv disebut masih menunggu restu Washington sebelum mengambil langkah resmi, mengingat dampak serius yang mungkin ditimbulkan di panggung internasional.

Baca Juga

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Perkembangan ini terjadi di tengah genosida Israel di Gaza yang telah membunuh lebih dari 65.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak. Blokade bantuan kemanusiaan telah memperparah kelaparan, merenggut nyawa lebih dari 400 orang akibat kelaparan, termasuk ratusan anak-anak.

Sumber: MEMO

ShareTweetSendShare
Previous Post

Respon Palestina atas Pengakuan Negara dari Barat: “Apakah harus ada kehancuran dan kematian sebesar ini baru dunia mengakui kami?”

Next Post

Kondisi Kesehatan Tawanan Palestina Fidaa Assaf Memburuk Akibat Kelalaian Medis

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
13

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
12
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
24
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
21
Next Post
Kondisi Kesehatan Tawanan Palestina Fidaa Assaf Memburuk Akibat Kelalaian Medis

Kondisi Kesehatan Tawanan Palestina Fidaa Assaf Memburuk Akibat Kelalaian Medis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630