• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Sabtu, Februari 21, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Ancam Aneksasi Tepi Barat Usai Sejumlah Negara Akui Palestina

by Adara Relief International
September 23, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 1 min read
0 0
0
Foto yang diambil pada 25 Juni 2020 ini menunjukkan pemandangan pekerjaan konstruksi yang sedang berlangsung di permukiman Israel Givat Zeev, dekat Ramallah di Tepi Barat yang diduduki. – Israel bermaksud mencaplok permukiman Tepi Barat dan Lembah Yordan, sebagaimana diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump, dengan langkah-langkah awal dijadwalkan akan dimulai pada 1 Juli. [AHMAD GHARABLI/AFP via Getty Images]

Foto yang diambil pada 25 Juni 2020 ini menunjukkan pemandangan pekerjaan konstruksi yang sedang berlangsung di permukiman Israel Givat Zeev, dekat Ramallah di Tepi Barat yang diduduki. – Israel bermaksud mencaplok permukiman Tepi Barat dan Lembah Yordan, sebagaimana diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump, dengan langkah-langkah awal dijadwalkan akan dimulai pada 1 Juli. [AHMAD GHARABLI/AFP via Getty Images]

21
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Keputusan Inggris, Portugal, Australia, dan Kanada untuk mengakui negara Palestina memicu reaksi keras dari pejabat Israel. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa “tidak akan ada negara Palestina” dan menyebut langkah negara-negara Barat itu sebagai “hadiah bagi Hamas”. Ia juga mendorong percepatan pembangunan permukiman ilegal di Tepi Barat, meski menuai kritik internasional.

Sejumlah menteri Israel bahkan terang-terangan menyerukan aneksasi penuh atas wilayah pendudukan. Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir mendesak pembongkaran total Otoritas Palestina serta aneksasi segera Tepi Barat. Menteri Keuangan Bezalel Smotrich menyatakan bahwa “hari-hari ketika Inggris dan negara lain menentukan masa depan kita sudah berakhir”, seraya menuntut penerapan kedaulatan Israel atas “Yudea dan Samaria”, istilah yang digunakan Israel untuk Tepi Barat. Menteri Kebudayaan Miki Zohar menyebut pengakuan itu “tidak berarti” dan menuduh Barat bersikap antisemit.

Selain itu, Menteri Ekonomi Nir Barakat menyerukan pembubaran Otoritas Palestina dan menggantinya dengan kepemimpinan lokal di bawah pemerintahan yang bersedia bergabung dengan Abraham Accords. Sementara itu, Menteri Urusan Strategis Ron Dermer mengusulkan aneksasi Lembah Yordan, yang memicu penolakan keras dari Palestina maupun Yordania.

Baca Juga

Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Menurut laporan, Israel juga mempertimbangkan sanksi terhadap negara-negara yang mengakui Palestina, termasuk pencabutan izin masuk diplomat ke Ramallah serta penutupan konsulat mereka di Al-Quds (Yerusalem). Namun, Tel Aviv disebut masih menunggu restu Washington sebelum mengambil langkah resmi, mengingat dampak serius yang mungkin ditimbulkan di panggung internasional.

Perkembangan ini terjadi di tengah genosida Israel di Gaza yang telah membunuh lebih dari 65.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak. Blokade bantuan kemanusiaan telah memperparah kelaparan, merenggut nyawa lebih dari 400 orang akibat kelaparan, termasuk ratusan anak-anak.

Sumber: MEMO

ShareTweetSendShare
Previous Post

Respon Palestina atas Pengakuan Negara dari Barat: “Apakah harus ada kehancuran dan kematian sebesar ini baru dunia mengakui kami?”

Next Post

Kondisi Kesehatan Tawanan Palestina Fidaa Assaf Memburuk Akibat Kelalaian Medis

Adara Relief International

Related Posts

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza
Berita Kemanusiaan

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

by Adara Relief International
Februari 20, 2026
0
16

Pemerintahan Trump berencana membangun pangkalan militer yang berfungsi sebagai pusat operasional Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza. Rencana tersebut merujuk pada...

Read moreDetails
Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Februari 20, 2026
13
Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Februari 20, 2026
16
Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Februari 20, 2026
12
Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Februari 20, 2026
13
Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Februari 19, 2026
28
Next Post
Kondisi Kesehatan Tawanan Palestina Fidaa Assaf Memburuk Akibat Kelalaian Medis

Kondisi Kesehatan Tawanan Palestina Fidaa Assaf Memburuk Akibat Kelalaian Medis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630