• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Ancam Akan Melanjutkan Genosida di Gaza setelah Seluruh Sandera Dikembalikan

by Adara Relief International
Oktober 15, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz. [SEBASTIAN SCHEINER/AFP via Getty Images/MEMO]
25
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Dalam penentangan terbuka terhadap perjanjian gencatan senjata yang baru disepakati, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa tentara pendudukan Israel akan melanjutkan serangan militernya di Gaza setelah sandera yang tersisa dikembalikan.

Dalam postingannya di X, Katz mengatakan bahwa setelah fase pertama kesepakatan berakhir dengan pembebasan seluruh sandera, Israel akan melanjutkan operasinya untuk menghancurkan Hamas.

“Tantangan terbesar Israel setelah fase pemulangan sandera adalah penghancuran semua terowongan teror Hamas di Gaza, langsung oleh IDF dan melalui mekanisme internasional yang akan dibentuk di bawah kepemimpinan dan pengawasan Amerika Serikat,” kata Katz.

“Inilah makna utama penerapan prinsip yang disepakati untuk demiliterisasi Gaza dan netralisasi senjata Hamas. Saya telah menginstruksikan IDF untuk bersiap melaksanakan misi tersebut,” katanya.

Baca Juga

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pernyataan Katz muncul kurang dari sehari setelah Israel dan Hamas menyetujui kerangka gencatan senjata yang ditengahi oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat. Kesepakatan tersebut bertujuan untuk mengakhiri genosida Israel yang telah berlangsung selama dua tahun.

Meskipun telah ada kesepakatan, pernyataan Katz memperjelas bahwa Israel memandang gencatan senjata bukan sebagai langkah menuju diakhirinya serangan militer di Jalur Gaza, melainkan sebagai jeda sementara sebelum melancarkan kembali serangan militernya.

Instruksi publik Katz bagi tentara Israel untuk mempersiapkan operasi baru menunjukkan niat untuk melanjutkan serangan skala besar yang melanggar hukum humaniter internasional perjanjian gencatan senjata.

Genosida Israel telah membunuh lebih dari 67.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan menyebabkan hampir dua juta orang mengungsi. Mahkamah Internasional (ICJ) terus menyidangkan kasus genosida Afrika Selatan terhadap Israel, dengan menghadirkan bukti-bukti penargetan warga sipil yang disengaja, perang kelaparan, dan penghancuran sistem kesehatan dan pendidikan di Gaza.

Pada saat yang sama, Presiden AS juga menyatakan penolakannya untuk mengakui kemerdekaan Palestina. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Senin (13/10) menolak untuk mendukung solusi dua negara, dan mengatakan fokusnya saat ini adalah membangun kembali Jalur Gaza.

“Saya berbicara tentang sesuatu yang sangat berbeda. Kita berbicara tentang membangun kembali Gaza,” ujar Trump kepada wartawan di pesawat Air Force One dalam penerbangan kembali dari Mesir ketika ditanya tanggapannya terkait pernyataan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi yang menyerukan solusi dua negara dan negara Palestina yang merdeka.

“Saya tidak berbicara tentang negara tunggal, negara ganda, atau dua negara. Kita berbicara tentang pembangunan kembali Gaza,” kata Trump.

Sebelumnya pada Senin, Trump dan Sisi menerima lebih dari 20 pemimpin dunia di kota resor Sharm el-Sheikh, Mesir, untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi guna menandatangani kesepakatan gencatan senjata di Gaza.

“Banyak orang menyukai solusi satu negara. Sebagian lagi menyukai solusi dua negara. Kita lihat saja nanti. Saya belum berkomentar soal itu,” kata Trump, seraya menambahkan bahwa ia akan berkoordinasi dengan negara-negara lain terkait rencana masa depan untuk Gaza.

Sumber: MEMO, AA

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Wisuda Tahfidz: 30 Pengungsi Palestina Raih Gelar Hafiz di Lebanon

Next Post

Melepas Rindu Tanpa Pelukan, Kudis Halangi Tawanan Palestina yang Dibebaskan untuk Peluk Orang Tercinta

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
24

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
17
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
17
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
17
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
20
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
Seorang tawanan Palestina memeluk orang tercintanya setelah bertahun-tahun mendekam di penjara [Sumber: Qudsnen].

Melepas Rindu Tanpa Pelukan, Kudis Halangi Tawanan Palestina yang Dibebaskan untuk Peluk Orang Tercinta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630