Tentara Israel dan Dinas Intelijen Dalam Negeri, Shin Bet, telah memperingatkan bahwa pembatasan masuknya warga Palestina selama bulan puasa Ramadan ke Masjid Al-Aqsa yang menjadi titik panas di Al-Quds Timur (Yerusalem) akan memicu ketegangan.
“Tentara dan Shin Bet ingin membahas kembali masalah ini dengan PM Benjamin Netanyahu, dalam upaya mengubah posisinya,” kata Radio Tentara Israel .
Pekan lalu, Netanyahu menyetujui rekomendasi dari Menteri Keamanan Nasional sayap kanan, Itamar Ben-Gvir, untuk membatasi masuknya warga Palestina yang tinggal di wilayah Palestina yang dijajah (Israel) dan Al-Quds ke dalam Masjid Al-Aqsa selama Ramadan, yang akan dimulai pekan depan.
Menurut Radio Angkatan Darat, badan-badan keamanan akan memberikan penilaian kepada Netanyahu mengenai tingginya risiko peningkatan kekerasan di Tepi Barat.
“Jika ini terus berlanjut, Israel dikhawatirkan tidak mampu menghentikan eskalasi di tengah pertempuran dan pengerahan pasukan di semua wilayah,” katanya, mengacu pada perang di Jalur Gaza dan perbatasan dengan Lebanon di utara.
Masjid Al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga di dunia bagi umat Islam. Orang-orang Yahudi menyebut kawasan itu sebagai Bukit Bait Suci (Temple Mount) karena dianggap sebagai situs dua kuil Yahudi pada zaman kuno.
Israel menjajah Al-Quds Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel tahun 1967. Mereka mencaplok seluruh kota pada tahun 1980, sebuah tindakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.
Israel telah membatasi akses warga Palestina ke Masjid Al-Aqsa sejak dimulainya perang Israel di Jalur Gaza pada 7 Oktober.
Perang ini telah menyebabkan 85 persen penduduk Gaza mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan, sementara 60 persen infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








