• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 6, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Indonesia Akan Keluar dari ‘Dewan Perdamaian’ Jika Palestina Tidak Mendapat Kemerdekaan

by Adara Relief International
Februari 4, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hubungan Internasional dan Politik
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Indonesia Akan Keluar dari ‘Dewan Perdamaian’ Jika Palestina Tidak Mendapat Kemerdekaan
29
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Tanpa Kemerdekaan Palestina, Tak Ada Indonesia di “Dewan Perdamaian”

Indonesia mungkin akan keluar dari “Dewan Perdamaian” Presiden AS Donald Trump jika tujuan kemerdekaan Palestina tidak tercapai. Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, menanggapi kekhawatiran terkait isu tersebut dalam pertemuan di Istana Negara Jakarta pada Selasa (03/02). 

“‘Jika kita bergabung dengan Neraca Pembayaran (BoP), kita tidak berkewajiban untuk terus mengikuti ketika pandangan mereka tidak sejalan dengan pandangan kita. Kedua, jika tidak bisa melakukan perubahan, beliau (Presiden Prabowo) siap untuk menarik diri dari BoP.’ Begitulah pemahaman saya atas pernyataannya,” kata Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia, Cholil Nafis, kepada wartawan, mengutip pernyataan presiden.

“jika kebijakan BoP kelak melibatkan langkah-langkah yang tidak sejalan dengan posisi kita (Indonesia), kita akan abstain dan tidak ikut serta. Kemudian, jika memang tidak sesuai dengan kita dan Indonesia tidak bisa berbuat apa-apa, beliau siap untuk menarik diri dari BoP,” tambah Nafis.

Baca Juga

Israel Mengubah Makanan Menjadi Senjata Perang di Gaza

Sering Terabaikan, Lansia Gaza Menderita Gangguan Kesehatan dan Psikologis

Secara terpisah, Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan bahwa presiden Indonesia telah membuka opsi penarikan diri jika arah dewan tersebut tidak sejalan dengan tujuan Indonesia.

“Jika hal itu tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan: Pertama, perdamaian di Gaza dalam jangka pendek; kemudian perdamaian di Palestina secara lebih luas, dan pada akhirnya kemerdekaan dan kedaulatan Palestina,” katanya. “Itulah arah yang ingin kita capai, dan saya pikir itulah jalan yang harus kita tempuh.”

Gaza Adalah Milik Rakyat Palestina

Trump mengumumkan pembentukan “Dewan Perdamaian” pada 15 Januari 2026 sebagai bagian dari rencana yang lebih luas untuk Gaza. Sebelumnya, kesepakatan gencatan senjata tercapai pada 10 Oktober 2025. Dewan tersebut kemudian mendapat pengesahan oleh Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 pada November 2025.

Terlepas dari gencatan senjata di Gaza, Guterres mengatakan lebih dari 500 warga Palestina telah meninggal sejak perjanjian itu berlaku. Guterres menggarisbawahi kerapuhan gencatan senjata tersebut. Ia mendesak semua pihak untuk sepenuhnya melaksanakan perjanjian tersebut, mengizinkan bantuan kemanusiaan dalam skala besar—termasuk melalui penyeberangan Rafah—dan mematuhi hukum internasional. “Gaza adalah dan harus tetap menjadi bagian integral dari negara Palestina.” Guterres mengatakan itu, seraya menekankan bahwa pendudukan harus berakhir dan hak-hak Palestina harus terwujud.

Di Perserikatan Bangsa-Bangsa, utusan Palestina Riyad Mansour dengan tegas menolak narasi mengenai negosiasi terhadap Gaza. Ia menekankan bahwa Gaza adalah bagian yang tak terpisahkan dari Palestina. “Gaza bukanlah sebidang tanah yang menggantung di udara, yang bisa direbut oleh siapa saja.” Mansour mengatakan pernyataan tersebut saat pembukaan Komite PBB tentang Pelaksanaan Hak-Hak yang Tak Terpisahkan dari Rakyat Palestina. “Gaza adalah milik rakyatnya.”

Sumber: Middle East Monitor, The Palestine Chronicle

ShareTweetSendShare
Previous Post

Pakaian Hangat untuk 165 Anak di Gaza Utara

Next Post

Pasukan Israel Menyiksa Warga Palestina di Pos Pemeriksaan Rafah

Adara Relief International

Related Posts

Israel Mengubah Makanan Menjadi Senjata Perang di Gaza
Berita Kemanusiaan

Israel Mengubah Makanan Menjadi Senjata Perang di Gaza

by Adara Relief International
Februari 6, 2026
0
12

Dalam tiga bulan pertama genosida Israel di Gaza pada 2023, tercatat empat kematian yang secara resmi terkait dengan kelaparan. Namun,...

Read moreDetails
Sering Terabaikan, Lansia Gaza Menderita Gangguan Kesehatan dan Psikologis

Sering Terabaikan, Lansia Gaza Menderita Gangguan Kesehatan dan Psikologis

Februari 6, 2026
12
26 Tawanan Palestina Pengidap Kanker Menghadapi Kematian Perlahan

26 Tawanan Palestina Pengidap Kanker Menghadapi Kematian Perlahan

Februari 6, 2026
13
Israel Ambil Keuntungan Ekonomi dari Pembangunan Kembali Gaza

Israel Ambil Keuntungan Ekonomi dari Pembangunan Kembali Gaza

Februari 6, 2026
13
Global Sumud Flotilla Akan Kembali Berlayar pada Maret 2026

Global Sumud Flotilla Akan Kembali Berlayar pada Maret 2026

Februari 6, 2026
14
Israel Lakukan Kampanye Propaganda terhadap Dr. Hussam Abu Safiya

Israel Lakukan Kampanye Propaganda terhadap Dr. Hussam Abu Safiya

Februari 5, 2026
22
Next Post
Pasukan Israel Menyiksa Warga Palestina di Pos Pemeriksaan Rafah

Pasukan Israel Menyiksa Warga Palestina di Pos Pemeriksaan Rafah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630