Penutupan Masjid Ibrahimi di Hebron untuk umat Islam oleh pendudukan Israel masih berlanjut hingga Selasa (19/4). Ratusan pemukim terus menyerbu situs suci dengan dalih liburan Paskah Yahudi. Direktur Masjid Ibrahimi, Hefzy Abu Sneina, mengatakan bahwa pendudukan mengeluarkan keputusan menutup masjid untuk jemaah muslim dan pengunjung, sejak malam Senin hingga Selasa malam, sementara masjid sepenuhnya dibuka untuk pemukim di bawah dalih Paskah Yahudi.
Hefzy menambahkan bahwa pemukim yang ribut dan melakukan pembacaan Talmud terus berlangsung di halaman masjid. Hal ini merupakan penodaan masjid, serangan terhadap kesuciannya, dan provokasi terhadap perasaan umat Islam. Dia menjelaskan serbuan pemukim terjadi setiap tahun, tetapi tahun ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan yang meningkatkan kekejaman serangan terhadap kesucian bulan dan kesucian tempat ini. Mereka melakukan serangan ibadah dan larangan azan beberapa kali dalam setahun, penggalian yang terus berlanjut di halamannya, serta mengancam akan melakukan Yudaisasi masjid.
Sejak Minggu (17/4), pasukan pendudukan menutup Masjid Ibrahimi, Bab Al-Zawiya, dan Jalan Beersheba di pusat Hebron untuk mengamankan serbuan pemukim ke dalam masjid.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








