- Setidaknya lima orang terbunuh dalam serangan Israel semalam terhadap sebuah rumah tinggal di kamp pengungsi Nuseirat, di Gaza tengah, lapor koresponden Al Jazeera.
- Petugas medis di Gaza mengatakan kepada Al Jazeera bahwa saat ini setidaknya ada 90 orang yang diketahui terbunuh sejak Kamis dini hari akibat serangan Israel di daerah kantong itu. Jumlah tersebut meningkatkan jumlah total kematian di Gaza yang tercatat menjadi lebih dari 45.600.
- Israel mengabaikan permohonan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk berhenti menyerang fasilitas medis di Gaza utara. Seorang pekerja medis mengatakan kepada Middle East Eye bahwa terjadi penembakan hebat dan tembakan dari quadcopter tak berawak terjadi ke arah Rumah Sakit Indonesia pada Kamis (02/1).
- Organisasi nirlaba hak asasi manusia Palestina Al-Haq telah menerbitkan laporan baru yang menunjukkan bagaimana “perintah evakuasi” dan dugaan “zona aman” yang ditetapkan oleh Israel hanya akan memperparah tindakan genosida di Gaza. Al-Haq menunjuk pada “kekejaman massal yang terjadi di tengah perintah evakuasi rutin yang menginstruksikan seluruh penduduk di utara untuk segera pindah ke selatan sehingga [Israel] dapat menempati daerah tersebut.”
- Delapan anggota Knesset Israel telah menandatangani surat yang menuntut pengepungan yang lebih intensif terhadap Gaza utara, karena mereka juga menunjukkan bahwa Israel belum mencapai kemenangan militer apa pun di daerah kantong tersebut.
- Agresi Israel di Gaza telah membunuh sedikitnya 45.581 warga Palestina dan melukai 108.438 orang sejak 7 Oktober 2023.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








