Menandai Hari Air Sedunia, organisasi hak asasi manusia Palestina yang bermarkas di Ramallah, Al-Haq, pada Rabu (23/3) mengatakan bahwa kebijakan “apartheid air” Israel di wilayah pendudukan Palestina terbukti memfasilitasi pembatasan sistematis hak warga Palestina atas air yang layak.
Israel memberikan sumber daya air yang tidak proporsional dengan mencegah warga Palestina mengakses sumber daya air tanah mereka melalui penerbitan perintah pembongkaran struktur air, bahkan di tanah pribadi Palestina. Seringkali, pembongkaran struktur air dilakukan oleh buldoser dari perusahaan internasional, seperti Volvo, Caterpillar Inc, Daio, JCB, LiuGong, Hyundai, dan Hidromek.
Dengan menyangkal kedaulatan Palestina atas sumber daya alam mereka, Israel terus menyangkal hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri. Kendali Israel atas semua aspek air membuat ekonomi Palestina terganggu. Di sini lain, hal itu memperkuat rezim apartheid melalui undang-undang dan kebijakan yang diskriminatif dan segregasi.
Al-Haq menyerukan kepada masyarakat internasional, negara pihak ketiga, dan entitas swasta untuk mengakui dominasi dan penindasan rasial rezim Israel atas rakyat Palestina, yang merupakan kejahatan apartheid, termasuk “apartheid air” yang secara sistematis menyangkal ha katas air bagi warga Palestina.
Sumber :
https://english.wafa.ps/Pages/Details/128528
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








