Setidaknya 700 warga Palestina terbunuh dalam 24 jam terakhir. Hal ini merupakan salah satu jumlah kematian harian tertinggi sejak agresi dimulai pada 7 Oktober. Dari utara ke selatan, warga Palestina di Gaza menyatakan bahwa tidak ada tempat yang aman.
Militer Israel menargetkan kamp pengungsi Jabalia pada hari kedua agresi setelah gencatan senjata. Beberapa rumah hancur dan menewaskan puluhan orang, juga lebih banyak yang tertimbun di bawah reruntuhan. Selain itu, Israel juga menyuruh warga dari beberapa lingkungan di Khan Younis, selatan Gaza, untuk mengungsi. Sepanjang jalan menuju ke selatan, kota lainnya pun turut hancur.
Lebih dari 15.500 orang telah dikonfirmasi terbunuh di Gaza sejak agresi Israel dimulai, menurut Kementerian Kesehatan di Gaza. Juru Bicara Pertahanan Sipil Palestina mengatakan kepada Al Jazeera bahwa kondisi di seluruh Gaza “sangat buruk”, dan memperingatkan bahwa regu penyelamat kekurangan sumber daya untuk mengevakuasi semua korban serangan bom Israel.
sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








