BBC mendapat kecaman karena menggunakan foto yang menyertakan gambar bendera Palestina dalam berita tentang salah satu kasus terburuk pelecehan seks anak di Inggris. Dua puluh satu orang dihukum atas pelanggaran seksual serius terhadap anak-anak di Walsall, setelah investigasi pelecehan seksual anak terbesar yang pernah dilakukan oleh polisi West Midlands.
Kejahatan oleh “jaringan pelaku pelecehan anak” terjadi di Walsall dan Wolverhampton terhadap tujuh korban, yang berusia 12 tahun ke bawah, selama hampir satu dekade. Artikel BBC menggambarkan detail pelecehan seksual yang mengejutkan. Pelanggaran terhadap anak-anak adalah “beberapa pelecehan paling mengejutkan yang pernah saya lihat dalam karir saya,” kata Kepala Inspektur Detektif Paul Drover seperti yang dilaporkan oleh BBC.
Semua terpidana adalah warga kulit putih Inggris, tetapi BBC mengilustrasikan artikel tersebut dengan gambar utama di luar gedung pengadilan dengan bendera Palestina. Pengguna media sosial kemudian mengecam perusahaan media tersebut dan meminta klarifikasi bagaimana berita tentang pelecehan seksual yang dilakukan oleh sekelompok orang kulit putih Inggris dihubungkan dengan gambar yang berisi bendera Palestina.
“Apakah BBC mau menjelaskan bagaimana sebuah artikel tentang pedofil kulit putih Inggris memiliki gambar bendera Palestina?” tanya salah satu pengguna dengan tidak percaya. Dengan persepsi luas bahwa BBC memiliki sejarah bias pro-Israel, BBC dituding telah mencoreng orang Palestina dan memasukkan stereotipe rasis tentang muslim. Setelah kemarahan meletus atas stereotipe rasis yang dipicu oleh penyiar, BBC mengubah tajuknya. Namun, mereka sama sekali tidak mengeluarkan koreksi atau penjelasan.
BBC juga mendapat kecaman karena liputannya tentang serangan brutal terhadap jamaah muslim oleh tentara pendudukan Israel. Penggerebekan Masjid Al-Aqsa di Al-Quds minggu ini, yang terekam dalam video dan menyertakan gambar tentara Israel memukuli jamaah dengan tongkat, digambarkan oleh BBC sebagai “bentrokan”. “Mengapa BBC terus menyebut hal ini sebagai bentrokan???” tanya seorang penguna media sosial. “Jika Reuters dapat menyebutnya sebagai serangan, mengapa Anda tidak bisa? Insaflah dan lakukan pekerjaan Anda, BBC.”
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








