Sebanyak 196 pekerja kemanusiaan telah terbunuh oleh pasukan Israel di Gaza sejak 7 Oktober, kata juru bicara PBB Stephane Dujarric kemarin.
Jumlah tersebut termasuk tujuh staf World Central Kitchen (WCK) yang terbunuh dalam serangan Israel terhadap kendaraan mereka pada Senin (2/4).
Dujarric menekankan bahwa Gaza adalah salah satu tempat paling berbahaya dan tersulit di dunia untuk beroperasi sebagai pekerja kemanusiaan.
Di sisi lain Israel mengatakan telah meluncurkan penyelidikan terhadap serangan tersebut dan PBB sedang menunggu hasil laporan itu. Namun, penyelidikan yang dilakukan oleh Al Jazeera dan Bellingcat menyimpulkan bahwa Israel dengan sengaja menargetkan staf WCK ketika mereka sedang melakukan perjalanan di “zona aman” setelah mengkoordinasikan gerakan mereka dengan pasukan Israel, dengan menyasar ketiga mobil yang mereka tumpangi berjarak sekitar 2,4 kilometer.
Bellingcat menentukan lokasi dua dari kendaraan tersebut di sebuah jalan yang diidentifikasi oleh OCHA PBB sebagai “Jalan Akses untuk Bantuan Kemanusiaan,” sementara yang ketiga berada di sebuah lapangan tepat di sebelah jalan ini. Dujarric menambahkan, “Kendaraan yang hancur memiliki ciri-ciri serangan presisi, yang hanya dimiliki oleh IDF dan dapat dilakukan di wilayah tersebut.”
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








