• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Frankfurt Book Fair Dukung Israel, Banyak Penerbit Mundur, Termasuk Indonesia 

by Adara Relief International
Oktober 20, 2023
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 4 mins read
0 0
0
Frankfurt Book Fair Dukung Israel, Banyak Penerbit Mundur, Termasuk Indonesia 
28
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Penyelenggaraan Frankfurt Book Fair (FBF) telah terdampak akibat menyatakan dukungannya terhadap Israel. Salah satu pameran buku terbesar itu seharusnya dimulai pada Rabu (18/10), tetapi Sejumlah organisasi penerbit dari negara-negara mayoritas Muslim memutuskan mundur dari FBF.

Ratusan penulis internasional mengecam FBF karena menunda penghargaan penulis Palestina dan membatalkan diskusi publik dengannya. Adania Shibli, seorang novelis Palestina yang membagi waktunya antara Berlin dan Al-Quds (Yerusalem), dijadwalkan menerima hadiah untuk kategori literature from the developing world  untuk novelnya yang berjudul Minor Detail di FBF.

Novel Shibli, yang diterbitkan dalam bahasa Inggris pada 2020 dengan judul Minor Detail, dipuji oleh LitProm sebagai “karya seni yang disusun dengan cermat yang menceritakan tentang kekuatan perbatasan dan dampak kekerasan terhadap dan/atau dengan manusia”. Pemberian penghargaan diselenggarakan Litprom yang sudah berlangsung setiap tahun di FBF.

Novel yang juga masuk nominasi Penghargaan Buku Nasional dan Penghargaan Buku Internasional di AS ini menyandingkan kisah nyata pemerkosaan dan pembunuhan seorang gadis Badui-Palestina di tangan unit tentara Israel pada tahun 1949 dengan kisah fiksi seorang perempuan jurnalis yang menyelidiki kejahatan di Ramallah beberapa dekade kemudian. Novel ini terbukti sangat kontroversial di Jerman hingga jurnalis Ulrich Noller meninggalkan meja juri LiBeraturpreis pada musim panas ini sebagai protes atas keputusan yang memberikan penghargaan terhadap buku tersebut.

Namun, penyelenggara memutuskan tidak melanjutkan acara penghargaan “karena perang yang dimulai oleh Gerakan Perlawanan Palestina.” FBF sendiri mengatakan secara terpisah bahwa mereka ingin mengedepankan suara-suara Israel dan Yahudi. “Frankfurt Book Fair berdiri dengan solidaritas penuh di sisi Israel,” pernyatan tertulis direktur FBF, Juergen Boos, yang juga dibagikan oleh akun Instagram FBF pada Sabtu (14/10).

Tak hanya itu, Litprom juga menyatakan “pemberian penghargaan terhadap Adania Shibli tak pernah dipertanyakan” dalam penundaan tersebut. Kendati demikian, lebih dari 600 orang menandatangani surat terbuka yang mengutuk hal itu. Mereka menilai menunda pemberian penghargaan kepada Adania Shibli menjadi bentuk penutup ruang suara bagi Palestina.”

Surat terbuka itu turut diteken penulis, penerbit, dan agen literatur ternama, seperti Abdulrazak Gurnah dan Olga Tokarczuk yang sama-sama pernah memenangkan Hadiah Nobel Sastra, yakni pada 2021 dan 2018. Penulis lain yang turut meneken itu adalah Pankaj Mishra (Age of Anger: A History of the Present), William Dalrymple (The Anarchy: The East India Company, Corporate Violence, and the Pillage of an Empire), Colm Toibin (Brooklyn), dan Naomi Klein (The Shock Doctrine: The Rise of Disaster Capitalism).

“Frankfurt Book Fair, sebagai pameran buku internasional yang besar, punya tanggung jawab untuk menciptakan ruang bagi para penulis Palestina untuk berbagi pemikiran, perasaan, refleksi mereka terhadap sastra melalui masa-masa yang mengerikan dan kejam ini, bukan menutupnya,” bunyi surat terbuka itu.

Sejumlah organisasi penerbit, seperti Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi), Otoritas Buku Sharjah Uni Emirat Arab, Asosiasi Penerbit Emirate, Asosiasi Penerbit Arab di Mesir, dan penerbit Malaysia juga memutuskan mundur dari FBF.  Beberapa kelompok industri penerbitan Arab yang mengumumkan menarik diri dari FBF, seperti yang dilakukan Otoritas Buku Sharjah di Uni Emirat Arab, menyatakan dalam pernyataan tertulis, “Kami memperjuangkan peran budaya dan buku untuk mendorong dialog dan pemahaman antarmanusia. Kami percaya bahwa peran ini lebih penting dari sebelumnya”.

Baca Juga

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Ketua Umum Ikapi Arys Hilman Nugraha mengecam keputusan penyelenggara FBF yang memihak dan hanya memberi panggung bagi Israel, serta mengecam penyelenggara FBF yang membatalkan pemberian penghargaan kepada penulis Palestina. Ikapi juga membatalkan kesertaan pada perhelatan tahunan tersebut. “Memihak Israel sambil melupakan derita rakyat Palestina ibarat membaca hanya sebuah buku untuk merasa paham seluruh isi dunia. Dan, memperluas panggung-panggung Israel di Frankfurt Book Fair sambil membatalkan penghargaan bagi penulis Palestina seakan mencerminkan perluasan permukiman ilegal Israel di tanah Palestina,” ujar pernyataan Ketua Umum Ikapi Arys Hilman Nugraha.

Menurut dia, rakyat Palestina adalah pendukung paling awal kedaulatan Republik Indonesia dan berperan penting dalam diplomasi di Timur Tengah bagi pengakuan kemerdekaan Indonesia pasca-Proklamasi. Sebaliknya, Indonesia juga termasuk negara pertama yang mengakui kemerdekaan Palestina setelah dideklarasikannya Negara Palestina di Aljazair pada 15 November 1988.

Menanggapi kemunduran para asosiasi penerbit dari berbagai negara Muslim ini membuat FBF terdampak. Boos mengatakan, dia menyesalkan dan sangat kecewa dengan keputusan organisasi penerbit dari sejumlah negara Muslim yang memilih mundur dari perhelatan FBF karena persoalan Palestina. “Ini benar-benar bencana bagi kami, bagi saya sendiri. Saya ingin orang-orang ada di sini, melakukan wacana yang jujur, melakukan diskusi, meskipun hal itu mungkin kontroversial,” ujar Boos, dikutip laman Deutsche Welle, Rabu (18/10).

Sumber:

https://reuters.com 

https://www.republika.id 

https://www.cnnindonesia.com 

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها

Tags: IndonesiaNasional
ShareTweetSendShare
Previous Post

Genosida yang Israel Lancarkan di Gaza Telah Merenggut Nyawa Lebih dari 3.300 Jiwa 

Next Post

Israel Bom Sekolah UNRWA, Tewaskan Sejumlah Warga Palestina

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
19

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Januari 15, 2026
18
Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Januari 15, 2026
16
Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Januari 15, 2026
22
Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Januari 15, 2026
16
Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Januari 14, 2026
15
Next Post
Israel Bom Sekolah UNRWA, Tewaskan Sejumlah Warga Palestina

Israel Bom Sekolah UNRWA, Tewaskan Sejumlah Warga Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630