• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Fase Kedua Gencatan Senjata Gaza “Segera Dimulai”, Namun Masih Israel Terus Membunuh Warga Sipil

by Adara Relief International
Desember 5, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Fase Kedua Gencatan Senjata Gaza “Segera Dimulai”, Namun Masih Israel Terus Membunuh Warga Sipil
27
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa fase kedua kesepakatan gencatan senjata Gaza “akan segera dimulai”, meski demikian serangan Israel tetap berlangsung dan terus membunuh warga Palestina di seluruh wilayah.

Baca Juga

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober, dua tahun setelah agresi Israel yang tanpa henti di Jalur Gaza. Namun sejak itu, lebih dari 360 warga Palestina terbunuh akibat pelanggaran Israel.

“Kami kini memiliki perdamaian di Timur Tengah yang didukung 59 negara. Dukungan internasional sangat penting,” kata Trump dari Gedung Putih. Qatar, sebagai mediator, juga menyatakan berharap pembicaraan fase kedua dapat dimulai “sangat, sangat segera”.

Dalam fase pertama dari rencana 20 poin Trump, Israel membebaskan ribuan tawanan Palestina sebagai imbalan atas pembebasan para tawanan yang sebelumnya ditahan di Gaza. Hamas dan Jihad Islam telah menyerahkan 20 tawanan hidup dan 47 jenazah, dengan satu jenazah tawanan Israel yang masih tersisa di Gaza. Militer Israel pada Kamis juga mengonfirmasi identifikasi jenazah warga Thailand yang diserahkan dari Gaza.

Kesepakatan tersebut juga mewajibkan masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza, namun Israel terus menghambatnya. Organisasi bantuan menegaskan bahwa jumlah bantuan yang diizinkan masuk jauh dari cukup, sehingga kebutuhan dasar jutaan warga tetap tidak terpenuhi.

Fase kedua rencana Trump mencakup pembentukan otoritas transisi di Gaza tanpa keikutsertaan Hamas, serta pasukan keamanan lokal yang akan dilatih negara-negara Arab dan Muslim. Rencana ini juga menuntut semua kelompok perlawanan Palestina melucuti senjata, tuntutan yang ditolak Hamas selama Israel masih menguasai Gaza secara militer.

Di tengah klaim diplomasi ini, Israel kembali menyerang tenda pengungsi di Al-Mawasi, Khan Younis, membunuh lima orang dan melukai banyak lainnya, termasuk anak-anak. Hamas menyebut serangan tersebut sebagai “kejahatan perang terang-terangan”, menegaskan bahwa Israel melanggar gencatan senjata dan berupaya menghindari kewajibannya.

Hamas meminta para mediator segera bertindak menghentikan serangan dan mencegah Israel yang terus mengincar warga sipil, area permukiman, dan kamp pengungsian.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan mantan menteri pertahanannya, Yoav Gallant, saat ini tengah dicari oleh Mahkamah Pidana Internasional atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Sejak Oktober 2023, ofensif Israel telah membunuh lebih dari 70.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Sumber:

ShareTweetSendShare
Previous Post

Investigasi Al Jazeera mengungkap bahwa Israel terus menerapkan perang kelaparan terhadap penduduk Gaza meski gencatan senjata telah berlaku sejak 10 Oktober.

Next Post

Lebih dari 57.000 Rumah Tangga di Gaza Dipimpin oleh Perempuan di tengah Kesulitan Ekstrem

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
20

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Januari 15, 2026
18
Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Januari 15, 2026
16
Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Januari 15, 2026
22
Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Januari 15, 2026
16
Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Januari 14, 2026
15
Next Post
Lebih dari 57.000 Rumah Tangga di Gaza Dipimpin oleh Perempuan di tengah Kesulitan Ekstrem

Lebih dari 57.000 Rumah Tangga di Gaza Dipimpin oleh Perempuan di tengah Kesulitan Ekstrem

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630