Israel berencana untuk membangun enam perumahan Yahudi di Al-Quds Timur yang diduduki, di jantung lingkungan dan kota-kota Palestina, menurut dokumen yang diperoleh Haaretz.
Proyek Israel di Gerbang Damaskus bertujuan untuk sepenuhnya menutup daerah itu dari kehadiran Palestina, mengubah daerah Cekungan Suci menjadi proyek perumahan, dan benar-benar menghancurkan landmark Arab.
Rencana pembangunan enam perumahan tersebut mencakup satu lingkungan pemukim di Sheikh Jarrah, satu lagi di dekat Gerbang Damaskus Kota Tua, dua di dekat Beit Safafa, dan komunitas Yahudi di Beit Hanina dan Sur Baher –dua lingkungan Palestina di utara dan selatan Kota Tua Al-Quds.

Haaretz mengatakan bahwa Unit Kustodian Jenderal telah membentuk kerjasama erat dengan kelompok pemukim Israel, termasuk Elad, Ateret Kohanim, dan Nahalat Shimon, dengan tujuan mengusir paksa warga Palestina dari rumah mereka di Al-Quds Timur dan menggantinya denganpemukim Yahudi.

Nahalat Shimon berada di balik upaya untuk mengusir puluhan keluarga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah, menyebabkan protes luas di Al-Quds Timur dan Tepi Barat yang diduduki pada Mei, yang disambut dengan kekerasan, dan serangan Israel di Jalur Gaza.
Sumber : Middle East Eye
Terima kasih Sahabat Adara atas bantuan dan dukungannya untuk anak dan perempuan Palestina.
Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang berita penyaluran Adara Relief International.
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.








