Berkoordinasi dengan kelompok Zionis Yahudi ekstrim, para pemukim Zionis di Beersheba, Negev, menyelenggarakan festival musik di Masjid Beersheba. Festival yang mengambil judul “Festival Minuman Keras” akan berlangsung selama hari Senin di bulan Juni hingga Juli mendatang. Perusahaan Ettijahat mensponsori para penyanyi, penari, dan pertunjukan seni dalam festival tersebut. Mereka melarang jamaah beribadah di masjid dan hanya boleh mengunjunginya saja.
Ini bukan pertama kalinya masjid Beersheba menjadi sasaran agresi Israel. Pada 2012 mereka pernah menyelenggarakan festival semacam ini. Demi mencegah hal tersebut, rombongan muslim melaksanakan shalat Jumat di masjid Beersheba. Saat itu pasukan Zionis menutup semua jalan yang menuju masjid dan mengawasi khutbah Jumat. Mereka juga menangkap dan menginterogasi beberapa dari jamaah yang shalat di masjid. Selain itu, mereka juga pernah berencana untuk mengubah masjid Beersheba menjadi museum.
Masjid Beersheba berdiri pada 1906 M masa pemerintahan Asef Bey, walikota Beersheba pada akhir Kekhalifahan Ottoman. Dokumen-dokumen masjid menunjukkan bahwa perabotan masjid itu sejak 1329 H/1911 M, salah satunya seperti tujuh karpet masjid. Laporan teknik pembangunan masjid kemudian diserahkan kepada pemerintah kota pada tahun 1929 M.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








