• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Duka Menyelimuti Keluarga Allaa Qaddoum, Bocah 5 Tahun yang Terbunuh Rudal Israel

by Adara Relief International
Agustus 7, 2022
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 4 mins read
0 0
0
Duka Menyelimuti Keluarga Allaa Qaddoum, Bocah 5 Tahun yang Terbunuh Rudal Israel
23
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Tanpa listrik di rumah, Alaa Qaddoum, seorang gadis cilik berusia lima tahun memberanikan diri keluar rumah pada Jumat sore (5/8) untuk menghindari panas yang menyesakkan di dalam ruangan. Ia bermain dengan teman-teman di sekitar Masjid Abu Samra di lingkungan Shujaiya di utara Gaza. Sore itu semua tampak normal bagi Alaa, sementara jamaah di lingkungan masjid itu bersiap untuk menunaikan salat Asar.

Namun, hanya dalam hitungan detik, jet tempur Israel mengebom daerah itu dan membunuh Alaa, menjadikan anak berusia lima tahun itu sebagai salah satu korban pertama agresi terbaru Israel di daerah kantong Palestina yang diblokade.

“Alaa adalah anak berusia lima tahun yang sedang bermain di jalan dengan saudara laki-laki dan sepupunya. Apa yang ia lakukan hingga ia dibunuh?” tanya sepupunya, Abu Diab Qaddoum, saat menunggu di luar ruang ICU di Rumah Sakit Al-Shifa, tempat ayah Alaa, Abdallah Qaddoum, dirawat.

Abdallah, 30 tahun, menderita luka serius dalam serangan itu dan sekarang menerima perawatan. Serangan itu juga menewaskan Yousef Qaddoum, sepupu Alaa dan muazin yang mengumandangkan azan.

Alaa tewas seketika ketika pecahan peluru mengenai dahi, dada, dan kaki kanannya, menurut Mohammed Abu Selmeyeh, Direktur Rumah Sakit Al Shifa. Sementara Riyad, saudara laki-laki Alaa yang berusia tujuh tahun, juga terkena pecahan peluru di kepalanya dan sedang dirawat.

“Mereka adalah cahaya mataku,” kata ibu mereka yang berusia 28 tahun, yang tidak ingin disebutkan namanya, sementara matanya berkaca-kaca.

Adapun bibinya juga tidak bisa menahan air mata, “Darahnya belum kering,” katanya sambil memegang kemeja merah muda dan putih Alaa yang berceceran darah.

‘Apakah itu kejahatannya?’

Di Rumah Sakit Al-Shifa, sebagian keluarga Qaddoum berkumpul di dekat ruang perawatan, sementara separuh lainnya tinggal di rumah untuk menerima pelayat.

“Alaa sangat bersemangat mempersiapkan dirinya untuk memasuki TK. Kami seharusnya membelikannya tas dan alat tulis baru,” kata nenek Alaa. “Apakah bermimpi membeli tas baru untuk masuk TK itu kejahatannya?”

Saat para pelayat mengunjungi keluarga tersebut untuk memberi penghormatan, Tala, boneka mainan Alaa, terbaring sendirian di tempat tidurnya yang kosong.

“Dia sangat menyukai Tala,” kata bibinya. Boneka itu kini menjadi sesuatu yang harus dimiliki adik perempuan Alaa agar ingatannya tetap hidup.

Keheningan di kediaman keluarga Qaddoum terganggu oleh ledakan keras, saat tentara Israel kembali menyerang Gaza. Dalam 24 jam pertama sejak operasi dimulai, 15 warga Palestina tewas, dan 125 lainnya terluka. Banyak yang berada dalam kondisi kritis, seperti ayah dan saudara laki-laki Alaa, menurut kementerian kesehatan di Gaza.

Abu Salmiyeh mengatakan bahwa sektor kesehatan Gaza tidak siap untuk perang. Mereka menghadapi kekurangan pasokan yang parah akibat blokade Israel, yang membahayakan nyawa mereka yang berada dalam perawatan kritis.

“Kami mengimbau masyarakat internasional untuk memasok rumah sakit Gaza dengan pasokan dan bahan bakar yang diperlukan,” katanya kepada Middle East Eye. Satu-satunya pembangkit listrik Gaza ditutup pada Sabtu (6/8), karena Israel mencegah truk bahan bakar memasuki jalur tersebut.

Sektor kesehatan Gaza sudah mengalami kekurangan 40% untuk pasokan medis, 30% untuk kebutuhan darurat dan perlengkapan bedah, serta 60% untuk pasokan laboratorium dan bank darah, sehingga kini berada di ambang kehancuran.

“Pemadaman listrik menimbulkan ancaman serius bagi pekerjaan departemen-departemen vital di rumah sakit, terutama UGD, perawatan intensif, keperluan operasi, departemen dialisis, laboratorium, pembibitan, binatu, tabung oksigen, dan sistem gas medis,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

“Kementerian Kesehatan menyerukan semua lembaga internasional, kemanusiaan, dan bantuan kemanusiaan agar mengambil tanggung jawab dalam menekan penjajah Israel untuk mengizinkan pasien yang membutuhkan perawatan kritis agar segera dapat melewati persimpangan Beit Hanoun dan bekerja untuk menyediakan kebutuhan mendesak yang dibutuhkan fasilitas kesehatan, serta persediaan bahan bakar.”

Jalur Gaza telah berada di bawah pendudukan Israel sejak 1967, bersama dengan Yerusalem Timur dan Tepi Barat. Daerah kantong kecil antara Israel dan Mesir itu merupakan rumah bagi lebih dari dua juta orang, dan telah berada di bawah blokade yang dipimpin Israel selama lebih dari 15 tahun.

Pada periode yang sama, pemerintah Israel berturut-turut meluncurkan agresi militer berulang kali ke Gaza, membunuh dan melukai ratusan orang. Agresi terbaru sebelumnya, pasukan Israel membunuh 256 warga Palestina dalam 11 hari pada Mei 2021, termasuk 66 anak-anak.

Sumber :

https://www.middleeasteye.net/news/israel-gaza-five-year-old-palestinian-killed-family-mourn

***

Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.

Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.

Baca Juga

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Donasi

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

Tags: PalestinaSeranganUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Apa Motivasi Terbesar Israel Terhadap Agresi Gaza

Next Post

Kekejaman Blokade Israel, Gaza Kian Terpuruk

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
22

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
17
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
17
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
17
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
20
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
Warga Gaza menunggu izin perjalanan untuk menyeberang ke Mesir melalui perbatasan Rafah

Kekejaman Blokade Israel, Gaza Kian Terpuruk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630