Basel Basbous, remaja Palestina yang ditembak pasukan Israel pada Selasa pagi (4/10) dalam serangan militer di utara kota Ramallah, Tepi Barat, kini sedang mendapat perawatan di sebuah rumah sakit Israel. Komisi Urusan Tawanan dan Mantan Tawanan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Basbous ditembak di tangan kiri dan kaki kirinya, serta segera menjalani operasi di Rumah Sakit Shaare Zedek Israel.
Basbous (19), sebelumnya diumumkan tewas. Namun, pada Senin malam (3/10), keluarga Basbous menerima telepon dari seorang saksi mata yang berada di Pusat Medis Shaare Zedek Israel di Al-Quds (Yerusalem) yang memberitahu keluarga Basbous bahwa putra mereka masih hidup. keterangan itu membuat pihak keluarga tidak yakin akan nasib putra mereka karena tidak ada konfirmasi resmi dari tentara Israel atau badan Palestina yang bekerjasama dengan pihak Israel.
Tentara Israel sebelumnya menyatakan bahwa mereka menembak Basbous dan dua pemuda lainnya karena mencoba menabrak tentara dengan mobil. Keluarga dan saksi mata menolak tuduhan tersebut, mengatakan bahwa serangan serudukan seperti itu biasanya tidak melibatkan lebih dari satu orang di dalam mobil. Selain itu, tiga pemuda tersebut baru saja kembali dari pekerjaan mereka di Ramallah ketika mereka menjadi sasaran.
Pada Selasa malam (4/10), Komisi Urusan Tawanan Otoritas Palestina mengatakan bahwa pengacaranya, Karim Ajwa, akhirnya berhasil mengunjungi Basel dan menerangkan bahwa Basel Basbous masih hidup dan kondisinya terluka. Setelah mendapat tekanan dari LSM internasional, keluarga Basbous memperoleh izin untuk mengunjungi Al-Quds (Yerusalem) dan mencapai pusat medis. Mereka baru bisa menemui Basbous lewat tengah malam, setelah menunggu lama di rumah sakit, untuk memastikan bahwa dia masih hidup.
Para tentara saat itu mengambil jenazah orang-orang Palestina yang terbunuh dan menahan yang terluka. Di tengah kondisinya yang masih dalam masa pemulihan, komisi mengatakan bahwa Israel tetap akan mengatur sesi untuk memperpanjang penahanan Basbous pada Kamis depan di pengadilan Ofer Israel.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








