Direktur Jenderal Rumah Sakit di Jalur Gaza telah mengonfirmasi bahwa tidak ada satu peluru pun yang ditembakkan dari dalam Kompleks Rumah Sakit Al-Shifa selama tentara Israel menyerbu lokasi tersebut.
“Pasukan penjajah menyerbu unit bedah dan unit gawat darurat di Kompleks Al-Shifa, memasuki unit gawat darurat, dan sekarang menggeledah ruang bawah tanah rumah sakit,” kata Dr Muhammad Zaqout kepada Al-Jazeera. “Mereka menembaki orang-orang yang keluar dari lorong–meski lorong tersebut diklaim tentara sebagai jalan keluar yang aman dari Al-Shifa.” Tidak ada bukti adanya pejuang perlawanan yang menggunakan rumah sakit tersebut, tambahnya. Tentara telah mengepung kompleks tersebut dengan tank dan penembak jitu selama enam hari.
Rumah Sakit Al-Shifa saat ini memiliki 1.500 anggota staf medis, 700 pasien, 39 bayi prematur dan 7.000 pengungsi, kata kantor media pemerintah di Gaza kepada media. Tentara Israel mengklaim bahwa Al-Shifa dan rumah sakit lainnya memiliki “pusat komando Gerakan Perlawanan Palestina” di dalamnya. Hal ini dibantah oleh rumah sakit dan kelompok perlawanan.
Rumah sakit di Jalur Gaza, terutama di bagian utara, terus-menerus menjadi sasaran pengeboman Israel, yang memperburuk situasi bencana, terutama mengingat pengepungan yang dilakukan terhadap rumah sakit dan pusat kesehatan, serta kurangnya bahan bakar, yang menyebabkan kematian orang yang sakit dan terluka, termasuk anak-anak.
Tentara Israel telah membunuh 11.320 warga Palestina dalam 40 hari terakhir perang melawan Jalur Gaza, termasuk 4.650 anak-anak dan 3.145 wanita. Hampir 30.000 orang terluka, 70 persen di antaranya adalah anak-anak dan perempuan, menurut sumber resmi Palestina pada Selasa malam.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








