Direktur Rumah Sakit Indonesia di Palestina, Atef Al-Kahlout, meminta pemerintah RI menekan Israel untuk menghentikan serangan terhadap Jalur Gaza. Al-Kahlout juga meminta Indonesia untuk mendesak semua negara yang terlibat serangan ke Jalur Gaza agar segera menghentikan serangan. Direktur RS Indonesia di Gaza tersebut meminta Pemerintah Indonesia untuk menekan Amerika Serikat (AS), Inggris, Perancis, hingga PBB agar melakukan gencatan senjata terhadap Palestina.
“Kami memohon kepada Pemerintah Indonesia untuk melakukan tekanan terhadap semua, kepada Amerika, kepada Inggris, kepada Prancis, kepada PBB, agar segera menghentikan serangan terhadap Jalur Gaza,” kata Atef.
Selain itu, Atef al-Kahlout juga meminta Pemerintah Indonesia untuk memberikan perlindungan penuh ke RS Indonesia di Jalur Gaza, Palestina. Atef mengungkapkan, RS Indonesia di Gaza telah dibom sejak hari pertama perang hingga mengakibatkan dua pekerja meninggal dunia.
“Di sini, dari jantung Rumah Sakit Indonesia, kami meminta pemerintah agar memberikan perlindungan penuh kepada seluruh pekerja, seluruh pasien dan para pengungsi yang berada di dalam rumah sakit yang jumlahnya sudah mencapai lebih dari 5.000 orang,” kata Atef dalam keterangan tertulis MER-C Indonesia yang diterima di Jakarta, Minggu (5/11).
Pihak RS Indonesia percaya pada Pemerintah Indonesia akan mampu untuk menghentikan serangan terhadap rakyat Palestina. “Kami sangat yakin pemerintah Indonesia mampu memberikan tekanan kuat kepada PBB, kepada AS, kepada penjajah untuk menghentikan serangan terhadap rumah sakit,” ucapnya.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








