Seorang remaja Palestina berusia 19 tahun tewas akibat serangan oleh pemukim Yahudi di Desa Burqa, kantor berita negara Palestina, WAFA, melaporkan pada Jumat (4/8). Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan bahwa Qusai Jamal Maatan telah ditembak mati oleh para pemukim yang menyerbu desa yang terletak di sebelah timur Ramallah itu.
Qusai terbunuh dalam bentrokan antara pemukim dan penduduk desa Palestina. Para pemukim juga membawa hewan untuk menunjukkan ancaman bahwa mereka ingin mendirikan pemukiman dengan menyita tanah Palestina di wilayah tersebut, lapor WAFA.
Kementerian Luar Negeri Palestina mengeluarkan pernyataan mengutuk serangan bersenjata terencana yang dilakukan oleh pemukim terhadap warga Palestina yang tidak bersalah di Burqa.
Sejak awal tahun ini, Tepi Barat sudah sering menyaksikan penggerebekan dan serangan oleh pemukim Yahudi di bawah perlindungan pasukan Israel.
Pada hari yang sama, pasukan pendudukan Israel juga menembak mati remaja Palestina berusia 18 tahun, Mahmoud Abu S’aneh, selama serangan mereka ke kamp pengungsi Nur Shams, sebelah timur Tulkarm.
Saksi melaporkan bahwa Mahmoud Abu S’aneh ditembak di kepala dari jarak dekat oleh pasukan Israel. Dia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Pemerintah Thabet, dan dokter menyatakan dia meninggal karena luka-lukanya.
Konfrontasi meletus antara pemuda Palestina dan pasukan pendudukan selama invasi, dengan yang terakhir menggunakan tembakan senjata berat, bom suara, dan gas air mata terhadap warga Palestina.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








