Sebanyak 35 warga Palestina dibunuh oleh Israel pada Januari 2023, menjadikannya sebagai bulan paling mematikan bagi warga Palestina di Tepi Barat dan Al-Quds Timur sejak 2015. Enam dari korban tewas berusia di bawah 18 tahun, dengan yang termuda adalah Omar Lotfi Khumour yang berusia 14 tahun. Sementara itu, korban tertua adalah Majda Abdel Fattah Obaid, lansia berusia 60 tahun, yang ditembak mati saat membaca Al-Qur’an di dalam rumahnya.
Sebagian besar korban ditembak mati oleh pasukan Israel, sementara tiga orang dibunuh oleh pemukim. Lebih dari setengah dari korban yang tewas berada di Jenin, Tepi Barat utara. Jenin dan Nablus telah menjadi fokus operasi pencarian dan penangkapan hampir setiap malam oleh pasukan Israel sejak tahun lalu.
Kekerasan Israel di Tepi Barat semakin mematikan dan sering terjadi, mendorong peningkatan perlawanan bersenjata Palestina. Menurut data yang dikumpulkan oleh Middle East Eye, pasukan Israel membunuh lebih banyak orang Palestina di Tepi Barat pada tahun 2022 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sejak Intifada Kedua. Berikut adalah nama-nama korban:
- Mohammed Samar Hoshiyeh, 22
- Fouad Mohammed Abed, 17
- Adam Essam Ayyad, 15
- Amer Abu Zeitoun, 16
- Ahmad Abu Junaid, 21
- Sanad Mohammad Samasra, 19
- Samir Awni Harbi Aslan, 41
- Habeeb Kameel, 25
- Abdel Hadi Nazal, 18
- Izz Eddin Basem Hamamreh, 24
- Amjad Adnan Khalilieh, 23
- Yazan Samer al-Jaabari, 19
- Ahmed Abdel-Jalil Kahla, 45
- Omar Lotfi Khumour, 14
- Hamdi Shaker Abu Dayyeh, 40
- Jawad Farid Bawaqta, 57
- Adham Mohammad Jabarin, 28
- Tariq Odah Yoused Maali, 42
- Aref Abdel Nasser Lahloul, 20
- Mohammed Ali, 17
- Mohamed Sami Ghonaim, 28
- Saib Issam Mahmoud Izriqi, 25
- Magda Abdel Fattah Obaid, 60
- Mohammad Mahmoud Sobh, 34
- Nour el-Din Sami Ghonaim, 22
- Waseem Amjad al-Jaas, 22
- Motasem Mahmoud Abu al-Hasan, 40
- Abdallah Marwan al-Ghoul, 18
- Izz Eddin Yassin Salahat, 22
- Omar Tariq Ali Al-Saadi, 24
- Youssef Yahya Muhaisen, 22
- Wadi Abu Ramouz, 16
- Khairy Alqam, 21
- Karam Ali Salman, 18
- Nassim Abou Fouda, 26
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








