Direktur Komisi Anti-Dinding dan Permukiman, Hassan Breija, mengatakan bahwa pasukan militer Zionis mengawal dua buldoser ke desa itu, merobohkan dua rumah yang sedang dibangun yang konon dibangun tanpa izin.Pemilik bangunan yang dihancurkan itu adalah Elayyan Zawahreh. Sementara itu, pasukan Zionis merobohkan rumah lain milik Nasri Sbeih di desa Harmala, sebelah timur Betlehem.
Baca juga: Pasukan Pendudukan Serang Dua Sekolah di Betlehem
Zionis Israel menolak untuk mengizinkan hampir semua konstruksi Palestina di Area C, yang merupakan 60 persen dari Tepi Barat yang diduduki dan berada di bawah kekuasaan penuh militer Zionis, memaksa penduduk untuk membangun tanpa memperoleh izin yang jarang diberikan untuk menyediakan tempat berlindung bagi keluarga mereka.
Sebaliknya, Zionis dengan mudah memberikan izin bangunan bagi lebih dari 700.000 pemukim Yahudi Zionis di sana dan memberi mereka jalan, listrik, air, serta sistem pembuangan limbah, tetapi tidak dapat diakses oleh banyak orang Palestina.
Sumber: Wafa
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








