Israel telah menutup Masjid Ibrahimi di Kota Hebron (Al-Khalil) di Tepi Barat untuk jamaah muslim selama dua hari karena bertepatan dengan hari libur Yahudi, menurut direktur masjid. “Pasukan Israel menutup Masjid Ibrahimi dan mencegah masuknya jamaah Muslim, sementara pemukim Israel diizinkan,” kata Ghassan al Rajabi kepada Anadolu Agency pada Minggu (9/4). Dia mengatakan masjid akan tetap ditutup sampai Senin malam.
Aktivis Palestina Aref Jaber mengatakan tentara Israel mendirikan pos pemeriksaan militer di sekitar masjid menjelang perayaan Paskah. Aktivis tersebut juga memprediksi kedatangan puluhan ribu pemukim dari seluruh Tepi Barat ke masjid untuk merayakan hari raya Yahudi.
Menjadi situs yang penting bagi umat Muslim dan Yahudi, kompleks Masjid Ibrahimi di Hebron diyakini sebagai tempat pemakaman nabi Ibrahim, Ishak, dan Ya’kub. Setelah pembantaian tahun 1994 terhadap 29 jamaah Palestina di dalam masjid oleh pemukim ekstremis Yahudi, Baruch Goldstein, otoritas Israel membagi kompleks masjid antara jamaah Muslim dan Yahudi.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








