Situs web pemesanan hotel global Booking.com memberi peringatan kepada pelanggan yang mengunjungi daftar penginapan di permukiman ilegal Israel di Tepi Barat. Peringatan tersebut menyampaikan kepada pengguna layanan bahwa “mengunjungi daerah tersebut dapat disertai dengan peningkatan risiko terhadap keselamatan dan hak asasi manusia atau risiko lain terhadap komunitas dan pengunjung lokal”.
Booking.com mengatakan peringatan itu berlaku untuk semua tempat di zona konflik di seluruh dunia dan bertujuan untuk “membuat setiap orang merasakan kondisi di berbagai wilayah dunia”. “Sesuai dengan tujuan ini, kami berusaha memastikan bahwa klien kami memiliki informasi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan tentang tujuan yang ingin mereka kunjungi,”
“Area tertentu di dunia yang terkena dampak konflik dapat menimbulkan risiko yang lebih besar bagi para pelancong. Jadi kami memberikan informasi kepada pelanggan kami untuk membantu membuat keputusan dan mendorong mereka untuk memeriksa pedoman perjalanan resmi pemerintah mereka sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan,” demikian pernyataan situs tersebut sebagaimana dilaporkan surat kabar Israel, Haaretz.
Israel telah menjajah Tepi Barat dan lingkungan timur Al-Quds (Yerusalem), termasuk Kota Tua, dalam perang Timur Tengah 1967. Sejak itu, Israel telah menempatkan ratusan ribu pemukim di wilayah yang bertentangan dengan hukum internasional.
Saingan Booking.com, Airbnb, sebelumnya berencana untuk menghapus properti di permukiman Israel. Akan tetapi, pada 2019 mereka mundur dari keputusan tersebut dan mengatakan tidak akan mengambil keuntungan di wilayah tersebut, alih-alih menyumbangkan hasilnya ke organisasi bantuan kemanusiaan internasional. Menurut LSM Israel Peace Now, lebih dari 450.000 pemukim tinggal di Tepi Barat bersama 2,8 juta warga Palestina, dan 230.000 pemukim Israel lainnya tinggal di Al-Quds (Yerusalem) Timur.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








