• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Sabtu, Februari 21, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan Anak

Bayi-bayi Palestina Mati Kedinginan, Tenda-tenda Pengungsian Berubah Menjadi Lemari Es

by Adara Relief International
Desember 27, 2024
in Anak, Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Bayi-bayi Palestina Mati Kedinginan, Tenda-tenda Pengungsian Berubah Menjadi Lemari Es

Seorang pria Palestina memegang tangan keponakannya yang berusia tiga minggu, Sila Mahmoud al-Faseeh, yang meninggal karena hipotermia, di kamar mayat Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, (AFP/Bashar Taleb)

16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Tiga bayi Palestina meninggal karena hipotermia di Gaza selatan selama dua hari terakhir. Blokade Israel yang mencekik membuat kondisi musim dingin ini menjadi sulit untuk dilalui. 

Para dokter melaporkan pada Rabu (25/12) bahwa seorang bayi perempuan berusia tiga pekan mati kedinginan dalam semalam karena suhu udara yang anjlok di tengah musim dingin di wilayah Gaza yang menghadapi genosida dan blokade ketat Israel.

Tenda bayi itu tidak dapat menahan dinginnya angin dan lembabnya tanah, kata para dokter.

Pada Kamis (26/12), bayi lainnya, Sila Mahmoud al-Faseeh, ditemukan tidak sadarkan diri. Saat dokter menanganinya, kondisi paru-parunya memburuk dan dia dinyatakan meninggal karena hipotermia.

“Pada pagi hari, ketika ibunya hendak menyusuinya lagi, tubuhnya telah membiru dan darah keluar dari mulutnya karena kedinginan,” kata ayahnya dalam video yang dibagikan secara online sambil menggendong buah hatinya itu dalam kain kafan putih. Bibir bayi itu terlihat ungu dengan wajah yang pucat.

“Dia menggigit lidahnya. Ia tidak sanggup menahan dingin hingga membeku.”

Bayi tersebut “mati kedinginan karena suhu dingin yang ekstrem di al-Mawasi,” kata Dr Munir al-Bursh, Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Palestina, melalui platform X.

Dalam postingan lainnya, ia menggambarkan tenda-tenda di Gaza sebagai “lemari es kematian”, seraya mengutip kematian dua bayi lainnya karena kedinginan.

Menurut Ahmed al-Farra, Kepala Pediatri dan Kebidanan di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, bayi-bayi tersebut berusia tiga hari dan satu bulan.

Baca Juga

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Kematian tersebut memperlihatkan kondisi yang mengerikan di Gaza, tempat ratusan ribu warga Palestina yang terlantar berkumpul di tenda-tenda darurat yang tidak memadai, demi menghindari serangan Israel di berbagai bagian Jalur Gaza.

Militer Israel telah menduduki dan mengepung Gaza sejak Oktober 2023, memblokir hampir semua pasokan penyelamat jiwa yang diperlukan – termasuk listrik, air bersih, bahan bakar, makanan, obat-obatan, dan tenda.

Pasukan Israel telah membunuh sedikitnya 45.259 warga Palestina di Gaza sejak 7 Oktober tahun lalu, menurut angka terbaru dari Kementerian Kesehatan Palestina yang diterbitkan pada Ahad. Mayoritas korban meninggal adalah perempuan dan anak-anak.

Puluhan orang lainnya meninggal akibat kondisi buruk yang diberlakukan oleh tentara Israel, termasuk kelaparan, kurangnya perawatan medis, dan hipotermia.

 

Sumber: https://www.middleeasteye.net

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Mengecam Vatikan setelah Paus Fransiskus Mengutuk Pembunuhan anak-anak

Next Post

Sengaja! Israel Membunuh Lima Jurnalis di Kendaraan Pers yang Ditandai dengan Jelas di Gaza

Adara Relief International

Related Posts

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza
Berita Kemanusiaan

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

by Adara Relief International
Februari 20, 2026
0
18

Pemerintahan Trump berencana membangun pangkalan militer yang berfungsi sebagai pusat operasional Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza. Rencana tersebut merujuk pada...

Read moreDetails
Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Februari 20, 2026
15
Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Februari 20, 2026
19
Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Februari 20, 2026
13
Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Februari 20, 2026
22
Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Februari 19, 2026
28
Next Post
Sengaja! Israel Membunuh Lima Jurnalis di Kendaraan Pers yang Ditandai dengan Jelas di Gaza

Sengaja! Israel Membunuh Lima Jurnalis di Kendaraan Pers yang Ditandai dengan Jelas di Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630