Surat kabar Israel Haaretz menulis pada Ahad (31/12) bahwa setengah dari populasi Gaza berada dalam kondisi kelaparan yang parah atau ekstrem, dengan 90% dari 2,3 juta penduduk Gaza sering melewati sehari penuh tanpa makanan. Sementara itu, 190 truk yang masuk ke Gaza setiap hari dengan persetujuan Israel hanya menyediakan sekitar 10% dari kebutuhan warga Gaza.
“Media Israel sebagian besar menyembunyikan tingkat kehancuran, kematian, dan bencana kemanusiaan di Jalur Gaza sebagai akibat dari perang,” kata surat kabar tersebut. Israel telah membatasi akses terhadap makanan, air, obat-obatan, dan listrik di tengah pengeboman yang intens. Bantuan yang masuk ke Jalur Gaza tidak memenuhi kebutuhan populasi, mengingat blokade ketat yang diberlakukan oleh Israel atas wilayah Palestina sejak tahun 2006.
sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








