Musim hujan (Monsoon) Pakistan biasanya membawa hujan lebat, tetapi tahun ini telah menjadi yang terburuk sejak 1961, dengan banjir yang mematikan. Pemerintah Pakistan melaporkan bahwa pada tahun ini banjir menghancurkan hampir sepertiga dari Pakistan, menewaskan lebih dari 1.100 penduduknya, dan kerugian ditaksir hingga USD 10 miliar. Sekitar 33 juta orang terdampak dan banyak dari mereka telah mengungsi. Konsekuensinya sangat mengerikan bagi anak-anak, yang jumlahnya sekitar setengah dari populasi yang terkena dampak.
Lebih dari 400 anak tewas dalam banjir dan banyak yang terluka. UNICEF melaporkan bahwa setidaknya 3,4 juta anak membutuhkan bantuan kemanusiaan yang mendesak dan berada dalam peningkatan risiko penyakit akibat tenggelam, kekurangan gizi, dan penyakit lainnya yang ditularkan melalui air. Sebagian besar dari sekitar 16 juta anak yang terdampak, kini tidak memiliki rumah, tidak memiliki akses ke air minum yang aman, dan hidup dalam kondisi yang buruk.
Situasi ini diperparah oleh fakta bahwa 72 distrik yang paling terdampak adalah wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi dan memiliki gangguan pertumbuhan dan perkembangan di antara anak-anak (stunting). Banjir juga telah menghancurkan lebih dari 18.000 sekolah, sementara Pakistan sebelumnya sudah menghadapi darurat pendidikan, yaitu dengan lebih dari 22,8 juta anak-anak berusia antara 5–16 tahun mengalami putus sekolah di seluruh negeri.
Pakistan adalah salah satu negara yang paling rentan terhadap perubahan iklim, dengan tingkat pemanasan jauh di atas rata-rata global. Hal ini membuat bencana yang terjadi menjadi ekstrem dan intens. Peristiwa ini sangat mengancam populasi yang terpinggirkan dan berisiko, termasuk anak-anak. Laporan UNICEF mengenai Indeks Risiko Iklim bagi Anak-Anak mengklasifikasikan Pakistan sebagai negara di Asia yang paling berisiko bagi anak-anak.
Komunitas internasional dan otoritas Pakistan harus memprioritaskan kesejahteraan anak-anak dalam proses penyelamatan, pertolongan, dan rehabilitasi yang terkait dengan krisis cuaca. Negara-negara yang paling bertanggung jawab secara historis atas perubahan iklim, termasuk penghasil emisi terbesar di Eropa dan Amerika Utara, juga harus mendukung Pakistan dan negara-negara lain yang terancam dalam menangani bencana yang diperburuk oleh perubahan iklim.
Sumber:
Pakistan floods: What you need to know – CNN
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








