• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Sabtu, Februari 21, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

AS Rilis Rencana 20 Poin untuk Gaza di Tengah Gempuran Israel

by Adara Relief International
September 30, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
AS Rilis Rencana 20 Poin untuk Gaza di Tengah Gempuran Israel
18
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Gedung Putih merilis rencana damai 20 poin yang diklaim dapat menghentikan genosida Israel di Gaza, yang telah membunuh lebih dari 66.000 warga Palestina dan menghancurkan wilayah tersebut. Proposal ini disusun setelah pembicaraan Presiden AS Donald Trump dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan akan dibahas dalam pertemuan keduanya di Washington.

Rencana tersebut mencakup penghentian permusuhan segera, pembebasan seluruh tentara Israel yang ditawan dalam 72 jam, serta pembebasan tahanan Palestina, termasuk 250 yang divonis seumur hidup dan 1.700 warga Gaza yang diculik setelah 7 Oktober 2023. Gaza akan dikelola oleh otoritas transisi tanpa peran Hamas atau faksi perlawanan, di bawah pengawasan badan internasional bernama Board of Peace yang diketuai Trump bersama tokoh Barat seperti Tony Blair.

Berikut isi 20 poin utama rencana tersebut:

  1. Penghentian segera seluruh operasi militer.

  2. Garis pertempuran dibekukan sampai syarat penarikan pasukan Israel dan pembebasan tawanan dipenuhi.

  3. Semua tentara Israel yang ditawan, hidup atau gugur, dikembalikan dalam 72 jam setelah Israel menerima rencana.

  4. Pembebasan 250 tahanan Palestina dengan hukuman seumur hidup.

  5. Pembebasan 1.700 warga Gaza yang diculik setelah 7 Oktober 2023.

  6. Gaza dikelola otoritas transisi teknokrat Palestina tanpa peran Hamas atau faksi perlawanan.

  7. Otoritas transisi diawasi Board of Peace internasional yang diketuai Trump dan tokoh Barat lain.

  8. Gaza dijadikan zona tanpa militer dan “bebas teror.”

  9. Pelucutan senjata Hamas dan kelompok perlawanan, diawasi lembaga independen.

  10. Program penyerahan senjata (weapons buy-back) dan reintegrasi anggota faksi.

  11. Amnesti dan jaminan keselamatan bagi anggota Hamas yang setuju hidup berdampingan damai.

  12. Masuknya bantuan internasional melalui PBB, Bulan Sabit Merah, dan lembaga lain tanpa gangguan.

  13. Rehabilitasi infrastruktur Gaza: rumah sakit, air, listrik, roti, dan fasilitas publik.

  14. Penciptaan zona ekonomi khusus untuk investasi, pekerjaan, dan pembangunan.

  15. Pergerakan bebas bagi warga yang ingin keluar atau kembali ke Gaza.

  16. Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional untuk melatih polisi Palestina dan menjaga perbatasan.

  17. Israel menarik pasukannya secara bertahap sesuai demiliterisasi dan keamanan yang dipenuhi.

  18. Dialog lintas agama untuk mempromosikan “toleransi” dan “hidup berdampingan.”

  19. Syarat menuju penentuan nasib sendiri Palestina setelah reformasi pemerintahan dijalankan.

  20. Dialog politik jangka panjang antara Israel dan Palestina yang dipimpin AS.

    Baca Juga

    Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

    Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Meski digadang-gadang sebagai solusi, banyak analis politik menilai rencana ini lebih menyerupai “kerangka penyerahan Palestina” ketimbang inisiatif perdamaian sejati. Ali Abu Rezeq menilai usulan ini “memundurkan pencapaian politik Palestina selama puluhan tahun” dan mengabaikan perjuangan nasional dengan menekankan aspek kemanusiaan semata. Saeed Al-Haj menambahkan bahwa rencana tersebut selaras dengan tuntutan lama Netanyahu terhadap Hamas, tanpa memberikan jaminan negara Palestina.

Penulis politik Muhammad Al-Akhras menyebut proposal itu melemahkan status hukum rakyat Palestina di wilayah 1967 dan mengikat bantuan serta rekonstruksi dengan syarat pelucutan senjata. Mantan pejabat senior PBB, Craig Mokhiber, bahkan mengecamnya sebagai “pengaturan bergaya kolonial” yang menegaskan kontrol eksternal atas Gaza tanpa akuntabilitas atas genosida maupun rehabilitasip bagi korban.

Pengumuman rencana ini sendiri dilakukan di tengah serangan udara Israel yang membunuh sedikitnya 33 warga Palestina, termasuk 24 orang di Kota Gaza. Serangan juga menghantam tenda pengungsi di Nuseirat, sementara operasi militer Israel terus berlanjut di Tepi Barat dengan penangkapan 17 warga Palestina, termasuk seorang anak berusia 14 tahun.

Dengan berbagai syarat yang dinilai berat sebelah, banyak pihak mempertanyakan: apakah rencana ini benar-benar langkah menuju perdamaian, atau justru mekanisme baru untuk melanggengkan kontrol atas Palestina?

Sumber:
Qudsnen, Palinfo

ShareTweetSendShare
Previous Post

Sepiring Makanan, Seulas Senyum di Gaza

Next Post

Setengah Juta Warga Palestina Terjebak di Kota Gaza di Tengah Serangan Israel

Adara Relief International

Related Posts

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza
Berita Kemanusiaan

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

by Adara Relief International
Februari 20, 2026
0
10

Pemerintahan Trump berencana membangun pangkalan militer yang berfungsi sebagai pusat operasional Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza. Rencana tersebut merujuk pada...

Read moreDetails
Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Februari 20, 2026
11
Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Februari 20, 2026
12
Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Februari 20, 2026
11
Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Februari 20, 2026
10
Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Februari 19, 2026
26
Next Post
Warga meninggalkan daerah yang menjadi sasaran pasukan Israel di Kota Gaza, Gaza pada 27 September 2025.

Setengah Juta Warga Palestina Terjebak di Kota Gaza di Tengah Serangan Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630