Countercurrents, sebuah situs analisis yang berbasis di India, telah menerbitkan sebuah laporan berjudul “Apartheid Israel memimpin dunia untuk membunuh jurnalis.” Laporan tersebut terbit sebulan setelah Israel membunuh jurnalis veteran Palestina, Shireen Abu Akleh, dengan darah dingin.
“Pembunuhan yang sengaja Israel lakukan baru-baru ini oleh penembak jitu Israel terhadap jurnalis veteran Al Jazeera Shireen Abu Akleh telah mengejutkan dunia. Namun, ternyata Apartheid Israel telah membunuh lebih dari 50 jurnalis dalam dua dekade terakhir. Analisis yang cermat mengungkapkan bahwa Apartheid Israel memimpin dunia sejauh ini dalam hal jumlah rata-rata jurnalis yang terbunuh per 10 juta penduduk per tahun.”
Laporan itu menambahkan, “Federasi Jurnalis Internasional telah melaporkan bahwa 2.658 jurnalis terbunuh dalam 30 tahun terakhir. Media Barat yang pro-Zionis pun terkejut oleh kabar pembunuhan Shireen Abu Akleh karena dia adalah seorang jurnalis Amerika. Abu Akleh juga merupakan seorang perempuan yang masih relatif muda dan seorang reporter yang sangat terkemuka di Palestina dan Timur Tengah. Pembunuhan itu jelas merupakan eksekusi publik oleh Yahudi Israel. Pelakunya merupakan pembunuh berantai dari pemerintahan Apartheid Israel.”
Pada hari Kamis (9/6), Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina Riyad Al-Maliki menyerahkan hasil resmi penyelidikan pemerintah Palestina atas pembunuhan Israel terhadap jurnalis veteran Shireen Abu Akleh bulan lalu di Jenin. Al-Maliki menyerahkan hasil penyelidikan tersebut kepada Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional Karim Khan. Al-Maliki mendesak Jaksa ICC untuk menghukum para penjahat yang bertanggung jawab atas kejahatan ini. Ia juga menuntut sanksi atau pelaku kejahatan lainnya yang menargetkan warga sipil, anak-anak, perempuan, jurnalis, dokter, dan kelompok yang dilindungi lainnya. Ia menuntut kasus ini ke pengadilan internasional untuk mencapai keadilan.
Sumber:
https://english.wafa.ps/Pages/Details/129629
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







