Pertahanan Sipil Gaza mengumumkan kematian Mohammed Mustafa Yassin, anak Gaza berusia 4 tahun, karena kekurangan gizi di tengah pengepungan yang sedang berlangsung dan perang kelaparan yang diberlakukan Israel, Anadolu melaporkan.
Juru bicara Pertahanan Sipil Mahmoud Basal mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Mohammed Yassin meninggal karena kelaparan, sebagai akibat langsung dari pencegahan pangan dan bantuan medis untuk memasuki Gaza.” “Mohammed bukan anak pertama (yang meninggal karena kelaparan) dan ketakutan kami telah menjadi kepastian bahwa dia tidak akan menjadi yang terakhir karena perang kelaparan Zionis masih berlanjut,” tambah Basal.
Dalam sebuah video yang direkam, Basal muncul membawa tubuh kecil Yassin, yang meninggal karena kekurangan gizi di Kota Gaza. Sebelumnya pada Sabtu, Kantor Media Pemerintah di Gaza melaporkan bahwa selama 80 hari blokade Israel, 58 orang meninggal karena kekurangan gizi, sementata 242 lainnya akibat kekurangan makanan dan obat-obatan, kebanyakan dari mereka adalah lansia.
Pada Rabu, Israel mengizinkan masuknya 87 truk bantuan untuk berbagai organisasi internasional dan lokal untuk pertama kalinya dalam 81 hari penutupan ketat, menurut Kantor Media, yang menekankan bahwa Jalur Gaza membutuhkan setidaknya 500 truk per hari.
Menolak seruan internasional untuk gencatan senjata, tentara Israel telah melakukan serangan brutal terhadap Gaza sejak Oktober 2023, membunuh lebih dari 53.900 warga Palestina, kebanyakan dari mereka adalah perempuan dan anak-anak.
Sumber:
https://english.wafa.ps/Pages/Details/157716
https://www.#/20250525-palestinian-child-dies-of-malnutrition-in-gaza-as-siege-induced-famine-deepens/
https://www.middleeasteye.net/news/four-year-old-boy-dies-starvation-gaza-due-israeli-blockade








