Seorang siswa sekolah dasar mengalami heat stroke atau peningkatan suhu tubuh secara drastis. Ia ditahan bersama aktivis solidaritas lainnya di Masafer Yatta, selatan Hebron, di Tepi Barat pada Sabtu (3/9).
Aktivis Komite Perlindungan dan Keteguhan di Masafer Yatta dan Pegunungan Hebron Selatan, Fouad Jabour, mengatakan bahwa pasukan Israel menahan aktivis solidaritas dan siswa sekolah dasar di dekat komunitas Al-Fakhit. Kejadian tersebut terjadi ketika pembelajaran berlangsung dan kegiatan pembagian alat tulis ke sekolah-sekolah di Masafer Yatta.
Dia menjelaskan bahwa pasukan Israel menahan anak-anak dan aktivis solidaritas selama berjam-jam di bawah terik matahari, yang mengakibatkan Sinmar al-Amour pingsan akibat heat stroke.
Pasukan Israel telah berulang kali menahan siswa dan guru sejak awal tahun ajaran baru. Israel mencegah mereka mencapai sekolah mereka di Masafer Yatta, tanpa menghiraukan cuaca panas.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








