• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Sabtu, Februari 21, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Anak Gaza Meninggal Akibat Larangan Berobat Keluar, Sang Nenek Tuntut Keadilan

by Adara Relief International
Oktober 3, 2022
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Anak Gaza Meninggal Akibat Larangan Berobat Keluar, Sang Nenek Tuntut Keadilan
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Nenek dari anak yang menjadi korban blokade Israel di Gaza mendesak Dewan Hak Asasi Manusia PBB dan Negara-negara anggotanya untuk mendesak Israel agar mengakhiri strategi pembunuhan terhadap pasien Gaza. Ia juga menuntut untuk mengakhiri penjajahan yang merampas hak warga Gaza yang terkepung untuk bepergian dan memperoleh perawatan medis.

Baca Juga

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Suhaila al-Masri, nenek dari Fatima al-Masri, berbicara atas nama Euro-Med Rights Monitor, sebuah organisasi hak asasi yang berbasis di Jenewa, pada sesi ke-51 Dewan Hak Asasi Manusia. Dia menyampaikan pidato yang menyatakan bahwa otoritas Israel membiarkan cucunya mati lemas secara perlahan dengan menunda penerbitan izin keluar untuk menerima perawatan di luar negeri. Hal tersebut akhirnya menyebabkan kematian bayi tersebut pada Maret lalu.

Fatima lahir setelah penantian dan perjuangan selama delapan tahun, terang Al-Masri. Akan tetapi ia meninggal hanya satu tahun delapan bulan setelah kelahirannya karena Otoritas Israel menolakan surat persetujuan izin keluar untuk menerima perawatan di Al-Quds (Yerusalem). Fatima menderita lubang di bagian hatinya dan membutuhkan perawatan segera, sementara perawatan tersebut tidak tersedia di Jalur Gaza.

Keluarga Al-Masri mengonfirmasi bahwa mereka telah menyelesaikan semua prosedur medis dan administrasi yang diperlukan untuk memindahkan Fatima ke rumah sakit Al-Quds (Yerusalem). Mereka mengajukan lima permintaan berturut-turut untuk izin keluar ke Otoritas Israel, yang semuanya ditolak karena tanggapan berulang yang mereka dapatkan adalah, “Permohonan sedang ditinjau”.

Dalam pidatonya di hadapan Dewan, Suhaila al-Masri bertanya risiko keamanan seperti apa yang mungkin ditimbulkan cucunya jika dia diizinkan masuk ke Israel untuk perawatan? Ia menekankan kasus itu tidak memerlukan semua prosedur dan pemeriksaan keamanan dan waktu yang dihabiskan untuk menunggu izin yang pada akhirnya menyebabkan kematian anak tersebut.

Dia menunjuk Fatima sebagai salah satu dari puluhan anak yang meninggal akibat strategi Israel yang sering menunda izin keluar bagi pasien Gaza. Ini merupakan bagian dari strategi hukuman kolektif Israel terhadap warga Jalur Gaza sejak pemberlakuan blokade pada 2006. Sejak awal tahun ini, lima pasien Gaza, termasuk tiga anak-anak, telah meninggal akibat penundaan otoritas Israel dalam menyetujui izin keluar untuk perawatan.

Sumber:

https://english.wafa.ps

***

Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.

Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Donasi

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

Tags: AnakPalestinaUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Terjadi Lagi, Israel Bunuh Remaja Palestina di Al-Quds (Yerusalem) Timur

Next Post

Insinyur Palestina Raih Penghargaan Terbaik di Timur Tengah

Adara Relief International

Related Posts

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza
Berita Kemanusiaan

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

by Adara Relief International
Februari 20, 2026
0
16

Pemerintahan Trump berencana membangun pangkalan militer yang berfungsi sebagai pusat operasional Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza. Rencana tersebut merujuk pada...

Read moreDetails
Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Februari 20, 2026
13
Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Februari 20, 2026
16
Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Februari 20, 2026
12
Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Februari 20, 2026
14
Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Februari 19, 2026
28
Next Post
Insinyur Palestina Raih Penghargaan Terbaik di Timur Tengah

Insinyur Palestina Raih Penghargaan Terbaik di Timur Tengah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630