Di Lebanon, anak-anak meninggalkan sekolah untuk bekerja dengan gaji USD 7 (Rp105.000,00) dalam seminggu, lapor Haaretz. Menurut laporan tersebut, hal ini akan menyebabkan negara kehilangan satu generasi anak sekolah, guru, mahasiswa, dan dosen.
Depresiasi mata uang Lebanon menyebabkan gaji guru juga turun menjadi sekitar USD 100 per bulan, jumlah yang tidak cukup untuk membayar kenaikan biaya bahan bakar, kata laporan itu. Namun, di sisi lain, ini memicu krisis pendidikan di Lebanon. Pusat Studi Lebanon mengatakan bahwa di beberapa wilayah Lebanon, jumlah pekerja anak telah meningkat menjadi 45 persen.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








