Seorang warga menjadi martir dan puluhan terluka pada Selasa malam (24/5) dalam serangan pasukan pendudukan yang menyerbu Kota Nablus, Tepi Barat utara, dengan dalih mengamankan pemukim di Makam Saint Joseph yang sedang melakukan ritual Talmud mereka.
Kementerian Kesehatan mengumumkan kabar duka atas kematian Ghaith Rafiq Yamin (16 tahun) akibat terkena peluru tajam penjajah di bagian kepalanya. Narasumber setempat melaporkan bahwa pasukan pendudukan dengan sekitar 30 kendaraan menyerbu wilayah timur Nablus, disertai dengan tank militer, di tengah penembakan peluru berat, bom suara, dan gas air mata. Konfrontasi terjadi dengan puluhan pemuda Palestina yang memblokir Jalan Amman dengan membakar ban dan batu untuk menghalangi patroli pendudukan.
Kru Bulan Sabit Merah di kota itu melaporkan bahwa 75 warga sipil terluka selama konfrontasi, termasuk mengalami cedera serius di kepala. Ahmed Jibril, direktur ambulans dan layanan darurat di Bulan Sabit Merah di Nablus, menerangkan bahwa 15 warga sipil terluka oleh peluru logam berlapis karet, 41 lainnya mengalami gangguan napas karena gas air mata, dan seorang warga terbakar akibat tabung gas air mata.
Pasukan pendudukan juga menyerang kru ambulans Bulan Sabit Merah dengan gas air mata secara langsung selama pemindahan korban, menyebabkan kru mengalami gangguan napas.
Sumber:
https://www.wafa.ps/Pages/Details/48561
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







