• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Februari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Amnesty Tuntut ICC Selidiki Pembunuhan 33 Warga Palestina di Gaza

by Adara Relief International
Juni 16, 2023
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Amnesty Tuntut ICC Selidiki Pembunuhan 33 Warga Palestina di Gaza
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Amnesty International mengklaim Israel melakukan “hukuman kolektif terhadap penduduk sipil” selama pertempuran bulan Mei lalu Jalur Gaza dan telah meminta Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk menyelidikinya.

Laporan baru itu menyimpulkan bahwa Israel melakukan serangan yang “tidak proporsional” terhadap pria, wanita dan anak-anak di Gaza selama periode lima hari pada bulan tersebut, sehingga menewaskan 33 warga Palestina, termasuk enam anak. Selama penyerangan, militer Israel juga merusak 2.943 unit rumah, termasuk 103 rumah yang hancur total. Akibatnya, lebih dari 1.244 warga Palestina terpaksa mengungsi.

Baca Juga

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

“Karena akar penyebab dari serangan berulang yang melanggar hukum terhadap warga sipil ini adalah sistem apartheid Israel terhadap warga Palestina, maka Amnesty International memperbarui seruan kepada ICC untuk mempertimbangkan penerapan kejahatan apartheid terhadap kemanusiaan dalam penyelidikan formal saat ini terhadap situasi di Negara Palestina,” kata laporan itu.

“Mereka yang merencanakan dan mengesahkan serangan serta kemungkinan besar mengabaikan kerugian yang tidak proporsional terhadap warga sipil, juga dengan sengaja melancarkan serangan yang tidak proporsional, berarti telah melakukan kejahatan perang”.

Namun, bagian paling signifikan dari laporan tersebut adalah “Impunitas Israel atas kejahatan perang yang berulang kali dilakukan terhadap warga Palestina dan atas blokade ilegal yang kejam selama 16 tahun di Jalur Gaza, telah memperkuat pelanggaran lebih lanjut dan membuat ketidakadilan menjadi kronis,” kata Heba Morayef, Direktur Regional Timur Tengah dan Afrika Utara di Amnesti Internasional. “Upaya kami yang telah berulang kali mendokumentasikan pola pembunuhan dan penghancuran di luar hukum yang sama menunjukkan kegagalan masyarakat internasional dalam meminta pertanggungjawaban Israel.”

Berbicara kepada AFP, tentara Israel menanggapi laporan tersebut dan mengatakan bahwa mereka “melakukan serangan dengan melakukan penilaian real-time sebelum serangan dilakukan dengan jaminan yang diharapkan bahwa warga sipil dan properti sipil tidak akan terdampak secara berlebihan dalam kaitannya dengan keuntungan militer yang diantisipasi.”

Namun, Amnesty International telah menolak klaim itu, karena serangan menunjukkan “pola penghancuran properti yang luas” sehingga Israel “gagal memenuhi pengecualian penyerangan rumah dan objek sipil lainnya yang dibenarkan”. Selama penyelidikannya, Amnesty mendokumentasikan setidaknya tiga kasus “penghancuran properti di lingkungan sekitar”. 

Dalam satu insiden yang tercatat pada 13 Mei, Israel menargetkan gedung tiga lantai di lingkungan Beit Lahia, di Gaza utara. Bangunan yang menampung 22 warga sipil, termasuk 12 anak-anak itu hancur total dan beberapa rumah lain di kawasan itu rusak parah. Pengeboman tersebut mengakibatkan pemindahan internal setidaknya 41 warga sipil.

Amnesty mengatakan bahwa mereka tidak menemukan bukti adanya tujuan militer dalam menghancurkan suatu bangunan atau rumah anggota keluarga. “Dalam penyelidikan kami, kami mendengar laporan yang jelas tentang bom yang menghancurkan rumah, tentang para ayah yang mencari gadis kecil mereka dari bawah reruntuhan, tentang seorang anak yang terluka parah saat dia berbaring di tempat tidur sambil memegang boneka beruang. Yang lebih menakutkan daripada semua ini adalah hampir pasti bahwa, kecuali pelaku dimintai pertanggungjawaban, adegan mengerikan ini akan terulang kembali,” kata Morayef.

Sumber:

https://www.middleeasteye.net

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: GazaPalestinaSeranganUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kesal Benderanya Tidak Dikibarkan, Israel Batal Datang ke Konferensi Bidan Internasional di Bali

Next Post

Israel Berhentikan Paksa Pabrik Minyak Zaitun di Masafer Yatta, Tahan Aktivis yang Dokumentasikan Kejahatan Mereka

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
18

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
16
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
15
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
16
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
16
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
Israel Berhentikan Paksa Pabrik Minyak Zaitun di Masafer Yatta, Tahan Aktivis yang Dokumentasikan Kejahatan Mereka

Israel Berhentikan Paksa Pabrik Minyak Zaitun di Masafer Yatta, Tahan Aktivis yang Dokumentasikan Kejahatan Mereka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630