Pada Senin (31/10), Lembaga Amal Nahdet Abu Dis mengakhiri kegiatan Oktober Pink, sebagai bagian dari proyek untuk mengurangi kekerasan berbasis gender. Proyek tersebut dilaksanakan dalam kemitraan dengan Asosiasi Keluarga Berencana dan Perlindungan Palestina, dengan didanai oleh Perwakilan Norwegia di tenggara Al-Quds (Yerusalem). Proyek ini menargetkan perempuan di lingkungan Al-Quds, seperti Abu Dis, Al-Azariya, Al-Sawahrah al-Sharqiah, Arab al-Jahalin, dan Sheikh Saad.
Kegiatan berfokus pada peningkatan kesadaran dan pemberian layanan medis kepada perempuan di wilayah tersebut. Acara itu juga menyelenggarakan lebih dari satu kegiatan dengan lembaga mitra, termasuk pertemuan dengan Otoritas Solidaritas Sosial Al-Quds, Klub Pemuda Al-Sawahrah, Lembaga Kesehatan Al-Quds, Yayasan Somoud, Tempat Perlindungan Amal Ortodoks di Al-Azariya, dan Pusat Kesehatan Arab.
Beberapa acara juga diselenggarakan untuk mendukung proyek tersebut, di antaranya adalah kuliah umum dan sesi pelatihan. Di akhir kegiatan, acara utama diselenggarakan di markas asosiasi di pangkalan minyak di Pusat Perempuan di kota Abu Dis. Narasumber kegiatan tersebut adalah seorang pendidik kesehatan, Hedaya Abu Ziyad, serta pekerja sosial Aseel Hadia dan Aida Abu Hilal. Para narasumber mempresentasikan pengalaman mereka menghadapi penyakit dan bagaimana mereka mengatasinya secara mental dan fisik.
Pengacara Bassam Bahr menyatakan bahwa asosiasi berfokus pada penyediaan layanan medis gratis di bidang deteksi dini kanker payudara dan rahim. Pemberian layanan medis gratis bertujuan untuk membatasi penyebaran penyakit di masyarakat Palestina. Dia menunjukkan bahwa asosiasi tersebut bekerja untuk menyediakan tes untuk deteksi dini, di bawah slogan “Pencegahan lebih baik daripada pengobatan”. Deteksi dini membantu mengurangi penyebaran penyakit dan berpeluang menyelamatkan nyawa. Bahr menjelaskan bahwa kelompok perempuan yang sedang dalam pemulihan dan yang sedang menerima pengobatan kanker dibentuk untuk meningkatkan kesadaran, memberikan dukungan psikologis dan kesehatan, serta membatasi penyebaran penyakit.
Baca juga Deteksi Dini Kanker Payudara, Selamatkan Kehidupan Perempuan
Sementara itu, pekerja sosial Aseel Hadia menekankan perlunya bekerja sama untuk memberikan layanan gratis kepada perempuan dan memberikan dukungan psikologis kepada mereka dan keluarga mereka untuk membantu pengobatan dan membatasi penyebaran penyakit. Ia mendorong semua orang agar mendeteksi dini kanker payudara, untuk membantu membatasi penyebaran penyakit kanker payudara di masyarakat Palestina. Ia menekankan pentingnya menyebarkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental dalam memerangi kanker, karena kesehatan mental tidak kalah pentingnya dengan kesehatan fisik.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








