Para akademisi telah mengeluarkan pernyataan keras dalam menanggapi pemukim ilegal Yahudi yang membakar salinan Al-Qur’an di Nablus, Tepi Barat. Mereka menunjukkan bahwa perlawanan terhadap perampasan tanah adalah hak hukum bagi rakyat Palestina.
“Konfrontasi Palestina dengan agresi Zionis dan pemukim Yahudi adalah perjuangan yang benar untuk keadilan.”
“Semua perjanjian normalisasi dengan negara pendudukan harus dibatalkan,” tegas mereka. “Pemantauan peristiwa membuktikan bahwa perjanjian damai dan perjanjian normalisasi Arab-Israel hanyalah kekalahan politik berturut-turut.”
Pernyataan tersebut juga berisi permintaan agar semua cendekiawan Muslim berdoa untuk para pejuang di Al-Quds (Yerusalem), Tepi Barat, dan Jalur Gaza; memberikan bantuan donasi untuk mendukung mereka; dan mendorong sebanyak mungkin orang untuk melakukan hal yang sama.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








