Agresi-genosida Israel yang menghancurkan rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat telah membuat jumlah korban tewas meningkat menjadi sedikitnya 8.070 orang, dan lebih dari 22.000 orang terluka, kata Kementerian Kesehatan pada Minggu malam (29/10).
Kementerian mengatakan bahwa jumlah kematian di Jalur Gaza telah mencapai 7.955 orang, sementara jumlah kematian di Tepi Barat juga melonjak menjadi 114 orang. Selain itu, kata kementerian, 20.000 warga Palestina terluka di Gaza, dan 2.000 lainnya terluka di Tepi Barat. Menurut pernyataan tersebut, 73% korban di Gaza adalah anak-anak, perempuan, dan orang tua. Ini menyoroti dampak buruk dari agresi genosida Israel yang masih terus berlangsung terhadap penduduk sipil.
Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), organisasi bantuan kemanusiaan terbesar di Gaza, hampir kehabisan cadangan bahan bakarnya dan secara signifikan telah mengurangi operasinya. Kementerian mengatakan hanya 84 truk yang bisa masuk melalui perbatasan Rafah sejak tanggal 21 Oktober. Ia menambahkan bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berkoordinasi dengan Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina memfasilitasi pengiriman pasokan medis ke rumah sakit.
Kementerian lebih lanjut mengungkapkan bahwa 34% rumah sakit di Gaza kini tidak berfungsi lagi, dan 65% pusat layanan kesehatan primer ditutup akibat agresi Israel. Lebih dari 37.000 pengungsi, termasuk 4.600 wanita hamil dan 380 kasus pasca melahirkan memerlukan perawatan medis, yang lainnya menderita penyakit tidak menular di antara para pengungsi, kata pernyataan itu. Sekitar 15% dari populasi pengungsi juga merupakan difabel. Selain itu, para korban semakin menderita karena sebagian besar pusat penampungan tidak memiliki peralatan yang memadai, termasuk tempat tidur dan persediaan medis.
Agresi Israel yang masih terus berlangsung telah menimbulkan penderitaan yang sangat besar bagi penduduk Palestina khususnya di Jalur Gaza. Jumlah korban jiwa, terutama di kalangan anak-anak yang tidak bersalah dan petugas kesehatan, terus bertambah setiap saat di Jalur Gaza yang diblokade
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








