30/07/2023 Dalam rangka milad ke-20 tahun JSIT Indonesia, Adara Relief International menghadiri undangan sebagai salah satu mitra dalam meluaskan edukasi serta menguatkan bantuan kemanusiaan. Pada pertemuan ini dihadiri oleh Dewan Pembina JSIT Indonesia yaitu Dr. Sukro Muhab, M.Si, Fahmi Zulkarnain, M.Pd selaku Ketua Umum JSIT Indonesia, Pimpinan BSI, Kemedikbud, Ketua Persatuan Guru NU DKI, serta 850 Guru SIT dari seluruh Indonesia. Dalam acara ini, JSIT juga memperkenalkan Adara sebagai mitra nya yang terus berkiprah dalam kemanusiaan.

Dengan tema “JSIT Bertumbuh, Indonesia Tangguh” JSIT merayakan hari jadi dengan cara memberikan apreseasi setinggi-tingginya kepada para guru yang sudah berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia. JSIT memberikan penghargaan kepada 7 Guru yang berada pada daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) atas dedikasi penuh pada pembangunan negri.

Kisah Ibu Dolly A. Banamtun, S.Pd seorang guru dari Kupang NTT mengabdi selama belasan tahun dan Ibu Meilisa Iriani dari Jayapura dengan jarak 10 menit dari perbatasan terluar Indonesia memberikan pendidikan kepada anak-anak di Papua memberikan contoh bagi peserta dan tamu undangan dalam semangat perjuangan memberikan pendidikan bagi seluruh anak Indonesia.
Dalam acara ini juga diadakan seminar nasional dengan tema pembicaraan seperti Membangun Sekolah yang Mencerdaskan Kehidupan Bangsa dan Bebas 3 Dosa Besar Pendidikan yang diisi oleh Dr. Sukro Muhab, M.Si selaku Ketua Dewan Pembina JSIT Indonesia. Acara dilanjutkan dengan hiburan dari group musik islami Awan Voice.
Semoga dengan bertambah usia JSIT Indonesia dapat mengukuhkan semangat untuk terus memperjuangkan pendidikan bagi anak-anak di seluruh Indonesia dan sekaligus memperkuat kerjasama antara Adara dan JSIT Indonesia dalam bersinergi memberikan edukasi.





![Konferensi pers Palestine Festival yang diselenggarakan di Gudskul, Jagakarsa, pada Ahad [30/11] sebagai rangkaian menuju event kemanusiaan akhir tahun 2025. Acara ini memperkenalkan teater bertema keteguhan rakyat Gaza dalam menghadapi genosida. Konferensi pers turut dihadiri para pemain teater: David Chalik, Bella Fawzi, Robert Chaniago, dan Cholidi Asadil Alam.](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/12/DSC00773-120x86.jpg)


