Adara Relief International melakukan audiensi dengan Nizamia Andalusia School pada Jumat (5/3). Kunjungan ini berlangsung secara virtual dan disambut baik oleh Kepala Sekolah SD G1-G3, Rachma Dewi Pitaloka dan juga Kepala Sekolah SD G4-G6, Aprianingsih. Dalam kesempatan ini, Adara memaparkan program bantuan 2021 dan memberikan laporan lengkap penyaluran donasi yang sudah dipercayakan kepada Adara selama 2020.
Ketua Adara Relief International, Sri Vira Chandra, menyampaikan bahwa meskipun Palestina dan Indonesia memiliki jarak yang cukup jauh, namun kontribusi kita mampu membuat jarak tersebut tidak terasa. “Indonesia tidak termasuk dalam lingkaran keberkahan, tetapi siapapun yang bergerak untuk Palestina, sesungguhnya ia tengah bergerak mendekat ke lingkaran keberkahan itu.” ungkap Sri Vira.

Nizamia Andalusia School juga menyampaikan ketertarikannya terhadap program-program 2021 yang diajukan. Salah satunya adalah program Story Telling untuk anak-anak yang bisa diterapkan di sekolah-sekolah.
Sebelumnya, Nizamia juga menunjukkan dukungannya melalui kegiatan nonton bareng film Rezeki Gak Akan Kabur bersama para siswa secara virtual.
Baca juga: Bantuan untuk Halaqah Al-Qur’an di Gaza Disalurkan
Sebagai upaya dalam menunaikan amanah, Adara Relief International juga mengadakan pertemuan virtual dengan salah seorang donatur pada Kamis (4/3). Dalam pertemuan ini, Adara menyampaikan ucapan terima kasih atas kontribusi Permita Sari di sepanjang tahun 2020 yang mendukung program-program kampanye bagi anak dan perempuan Palestina.
Adara menyampaikan info penyaluran bantuan secara berkala yang dapat dilihat pada halaman Info Penyaluran dan kanan YouTube Adara Relief International.
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar Program Bantuan Adara untuk Palestina.
Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.





![Konferensi pers Palestine Festival yang diselenggarakan di Gudskul, Jagakarsa, pada Ahad [30/11] sebagai rangkaian menuju event kemanusiaan akhir tahun 2025. Acara ini memperkenalkan teater bertema keteguhan rakyat Gaza dalam menghadapi genosida. Konferensi pers turut dihadiri para pemain teater: David Chalik, Bella Fawzi, Robert Chaniago, dan Cholidi Asadil Alam.](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/12/DSC00773-120x86.jpg)

